Seminar Nasional Perguruan Silat Tadjimalela UPI

tadjimalela 4

Bandung, UPI

Perguruan Silat Tadjimalela merupakan salah satu Perguruan Silat yang berasal dari kota Bandung didirikan oleh Raden Djadjat Koesoemahdinata pada tahun 1974, namun sampai sekarang perguruan ini baru berkembang di Provinsi Jawa Barat, Banten, dan DKI, maka sudah saatnya Perguruan Silat Tadjimalela berkembang lebih luas lagi ke seluruh Indonesia bahkan hingga ke mancanegara mengingat Perguruan Silat Tadjimalela adalah perguruan silat yang tidak bisa dipandang sebelah mata karena sudah beberapa kali menghantarkan Indonesia sampai ke event Sea Games bahkan kejuaraan dunia, namun untuk pengembangan sendiri perguruan Tadjimalea masih berkisar di Pulau Jawa bagian barat.

Berangkat dari hal tersebut maka Unit Kegiatan Mahasiswa Perguruan Silat Tadjimalela Unit Latihan Universitas Pendidikan Indonesia (UKM P.S. Tadjimalela Unlat UPI) mengadakan kegiatan Seminar Nasional bertemakan “Langkah-langkah Strategis Perguruan Silat Tadjimalela Go Internasional” dengan Bapak Eddie Marzuki Nalapraya sebagai narasumber dalam acara ini. Beliau merupakan tokoh yang mengembangkan pencak silat di tingkat dunia dengan mendirikan PERSILAT atau Persekutuan Pencak Silat Antarabangsa (satu-satunya organisasi internasional Pencak Silat di dunia) pada tahun 1980 dan sekaligus menjabat sebagai Presiden PERSILAT sampai tahun 2010.

tadjimalela 1Tercatat lebih dari 200 undangan yang terdiri dari Para pelatih, Anggota, Dewan guru, Dewan pendekar, Sesepuh serta Simpatisan Perguruan Silat Tadjimalela datang dari berbagai kota  dan daerah untuk menghadiri acara Seminar Nasional Perguruan Silat Tadjimalela pada hari Minggu, 20 April 2014, pukul 09.00-16.00 WIB, di Auditorium Gedung Fakultas Pendidiakan Olahraga dan Kesehatan Universitas Pendidikan Indonesia (FPOK UPI), Jl. Setiabudhi No. 229 Bandung.

Acara ini dibuka secara langsung oleh pihak Universitas Pendidikan Indonesia yakni Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kemahasiswaan, Kemitraan dan Usaha, Prof. Dr. H. Dadang Sunendar, M.Hum., dan dalam acara inti seminar ini Bapak Mayjen (Purn) H.Eddie M. Nalapraya memberikan sejumlah arahan, motivasi, dan tips-tips untuk pengembangan perguruan Silat Tadjimalela ke depannya hingga bisa menyebar ke mancanegara.

Sejumlah Peserta yang hadir dalam acara ini turut menyumbangkan ide dan pendapat mengenai hal-hal yang bisa dilakukan untuk pengembangan Perguruan Silat Tadjimalela pada sesi ke dua acara ini yakni pada acara Talk Show bersama beberapa narasumber diantaranya Kang Dani Wisnu., S.E (Ketua Dewan Guru), Drs. Maryatno (Anggota Dewan Guru), Kang R. Gandara Budiana (Ketua Umum Perguruan Silat Tadjimalela), dan Kang Ade Rahmanto (Anggota Dewan Pendekar, Mantan Ketua Harian). Tidak hanya ide dan pendapat yang dikemukakan dalam acara talk show ini tapi juga membahas permasalahan-permasalahan di internal perguruan yang mungkin menjadi kendala untuk kemajuan Perguruan Silat Tadjimalela.

tadjimalela 3Dalam acara ini, Perguruan Silat Tadjimalela juga menganugerahkan gelar Bapak Pencak Silat Indonesia kepada Bapak Eddie M. Nalapraya sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa beliau di dunia persilatan. Diharapkan tindakan ini dapat mendorong negara Indonesia untuk memberikan penganugerahan resmi dengan menetapkan beliau sebagai Bapak Pencak Silat Indonesia mengingat gelar Bapak Pencak Silat sebelumnya telah dianugerahkan kepada Bapak Eddie oleh negara Malaysia, Singapura, Brunei, dan sejumlah negara-negara perwakilan Eropa, sedangkan di Indonesia sendiri beliau belum diakui sebagai Bapak Pencak Silat tanah air. Semoga! (AR)

~ dilihat : 469 kali ~