MAPACH Lakukan Ekspedisi Tiga Gunung Tertinggi di Pulau Jawa

ekspedisi mapach 3

Bandung, UPI

Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, Hari Pahlawan, dan Diesnatalis PKn ke-59 Mahasiswa Pecinta Alam Civics Hukum (MAPACH) Jurusan Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) Fakultas Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) Universitas Pendidikan Kewarganegaraan (UPI) mengadakan kegiatan Ekspedisi Pemuda Dan Tiga Raksasa Jawa dengan tema “Peran Pemuda Di Era Kekinian”. Ekspedisi tiga gunung tertinggi di tiap provinsi dipulau jawa ini mengambil Gunung Ciremei dengan ketinggian 3.078 Meter Diatas Permukaan Laut, yang berlokasi di Kuningan, Jawa Barat. Gunung Slamet dengan ketinggian 3.428 Meter Diatas Permukaan Laut, yang berlokasi di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Dan Gunung Semeru dengan ketinggian 3.676 Meter Diatas Permukaan Laut, yang berlokasi di Lumajang, Jawa Timur.

Kegiatan yang dilepas langsung oleh Prof.Dr. H. Sapriya, M.Ed sebagai Ketua Jurusan Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) pada hari Senin 4 November 2013 di Lobby Timur Fakultas Ilmu Pengetahuan Sosial ini, diikuti oleh anggota MAPACH dan dihadiri oleh Ketua Umum Badan Eksekutif Mahasiswa Himpunan Mahasiswa Civics Hukum (HMCH) serta seluruh Organisasi Pecinta Alam di lingkungan Universitas Pendidikan Indonesia yang tergabung dalam Forum Komunikasi Perhimpunan Pecinta Alam Universitas Pendidikan Indonesia (FKPPA UPI) ini berjalan dengan tertib. Tak lupa Prof. Dr. H. Sapriya, M.Ed mengingatkan kepada team yang akan berangkat agar selalu bertindak baik dan sopan dimasyarakat, serta selalu menjaga nama baik orgnanisasi dan lembaga.

ekspedisi mapach 2Menurut ketua adat MAPACH Arif Prasetyo Wibowo, kegiatan yang dilakukan oleh MAPACH ini bertujuan untuk mengetahui dan mempelajari sejauh mana nasionalisme pemuda, mengkaji sejauh mana pemuda memaknai dan mengimplementasikan norma-norma adat yang berlaku di wilayahnya, serta mempelajari sejauh mana pemuda mengetahui sejarah pahlawan dalam perjuangan kemerdekaan. Karena menurutnya kegiatan ini merupakan praktek langsung dari pada salah satu mata kuliah yang ada di Jurusan Pendidikan Kewarganegaraan (PKn), yaitu mata kuliah Hukum Adat dan mata kuliah Study Masyarakat Indonesia. Dan guna menjalankan peran fungsi sebagai mahasiswa dalam menjalankan Tri Darma Perguruan Tinggi yakni Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kepada Masyarakat.

Adapun team yang berangkat dalam ekspedisi ini berjumlah 12 Orang, dimana rute yang diambil dalam setiap pendakian gunung ini diantaranya; untuk Tim Ciremei yang beranggotakan Raka Meizar Dinendra, Aldy Sampurna, Reno Setyo Aji, dan Muhamad Fajar Firdaus (anggota partisipan) akan menempuh rute jalur Palutungan, Cigowong, Kuta, Paguyangan Badak, Arban, Tanjakan Asoy, Pasanggrahan, Sanghiyang Rapoh, Goa Walet, Puncak.; Tim Slamet, yang beranggotakan Arif Prasetyo Wibowo, Hendra Syaiful Bahri, serta anggota partisipan Violita Angelina Putri dan Yuda Wiguna akan melewati rute jalur Pondok Gembirung, Pondok Walang, Pondok Cemara, Pondok Samarantu, Samyang Rangkah, Samyang Jampang, Samyang Ketebunan, Samyang Kendit, Palawangan Batu Mrah, Puncak.; dan Tim Semeru, beranggotakan Epin Saepudin, Dwy Lesmana, Rio Alfian Gustiana, dan Agung Wardoyo, akan bereskpedisi pada rute jalur Ranupane, Watu Rejeng, Ranu Kumbolo, Oro-oro Ombo, Cemoro Kandang, Kalimati, Arcopodo, Puncak.

ekspedisi mapach 1Menurut penuturan Epin Saepudin, S.Pd selaku anggota kehormatan MAPACH, berdasarkan hasil riset dengan lokasi penelitian di Ranupane (suku Tengger) menghasilkan sebuah kesimpulan bahwa “Nasionalisme dibangun atas dasar kecintaan dan penghargaan terhadap nilai-nilai lokal, karena itu untuk memperkuat nasionalisme, persatuan dan kesatuan sebagai sebuah bangsa hendaknya diawali dengan memperkuat dan mempertegas eksistensi nilai-nilai kearifan lokal”.

“Budaya lokal hendaknya dijadikan instrumen bagi terbentuknya budaya nasional”, kata Epin.

Sebagai organisasi yang bergerak di bidang kealaman dan kemasyarakatan, MAPACH selalu membawa masyarakat dalam setiap kegiatanya. Karena MAPACH menganggap manusia merupakan bagian dari alam dan saling membutuhkan satu sama lainya sehingga menjadi sebuah sistem yang tidak dapat dipisahkan. Oleh karena itu dalam kegiatan ini, MAPACH menjadikan objek kegiatanya bukan hanya gunung, melainkan masyarakat yang mendiami kaki gunung pun turut andil dalam kegiatan ini.

Semoga apa yang di lakukan oleh anggota MAPACH dapat membawa nilai positif guna mencerdaskan masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara guna terbentuknya good citizenship untuk Indonesia yang lebih baik. (Deny)

ekspedisi mapach 4

~ dilihat : 403 kali ~