Ini Hasil Seleksi Tahap Ke-2 JBIP Tahun 2014

Seleksi JBIPSeperti tahun tahun sebelumnya, peminat program JBIP (dulu disebut OBIP) cukup banyak. Untuk tahun ini sebanyak 72 orang, sementara pihak Jepang hanya memberikan formasi untuk UPI sebanyak 14 orang. Kenapa demikian? Sebab program JBIP tahun ini melibatkan dua perguruan tinggi lain yaitu UNJ dan UMY.  Total yang disediakan pihak Jepang sebanyak 20 orang, dengan komposisi UPI 14 orang, UNJ dan UMY masing masing 3 orang.

Mengenai kebijakan pihak Jepang seperti ini bisa dibaca di http://berita.upi.edu/2014/02/07/bergabunglah-bersama-program-jbip-2014/ . Memang, sejak program ini digagas dan digulirkan tahun 2012 cukup banyak teman teman mahasiswa dari jurusan lain yang tertarik. Bisa dikatakan program ini adalah “magnit“ bagi para mahasiswa di lingkungan UPI, dan juga bagi perguruan tinggi yang lainnya. Dampak positif dari program ini diantaranya bertambahnya mahasiswa di luar Jurusan Bahasa Jepang yang ingin belajar bahasa Jepang, dan tentunya mereka berusaha memantapkan kemampuan bahasa Inggris. Selama dua tahun ini, secara pribadi saya banyak menerima permohonan dari perguruan tinggi  lain (baik negeri maupun swasta) supaya mereka diberi kesempatan bisa mengikuti program ini.

Ahmad Dahidi memaparkan bahwa sejak awal gagasan ini muncul, sebenarnya tidak mudah, terutama dalam mencari perusahaan di Jepang yang siap menjadi host, sekaligus siap mengeluarkan dana bantuan sebesar 150.000 yen (kurang lebih 18 juta rupiah). “Saya yakin, tanpa bantuan dari Jepang ini, mungkin program ini kurang peminatnya sebab untuk hidup satu bulan di Jepang memerlukan biaya yang tidak sedikit. Dana bantuan ini digunakan untuk kepentingan di Jepang diantaranya tiket pesawat pulang pergi, akomodasi selama di Jepang, dan uang jajan selama di Jepang. Sedangkan biaya yang diperlukan sebelum berangkat atau kekurangan dana selama di Jepang, tetap saja menjadi beban peserta program ini. Keperluan tersebut antara lain biaya membuat paspor, biaya visa, asuransi jiwa dan perjalanan, pemantapan bahasa Jepang di kampus selama sebulan, kekurangan transfortasi dari tempat tinggal sampai dengan tempat magang, dan tentunya keperluan untuk makan. Untuk keperluan ini kurang lebih 5 (lima) juta rupiah.

Inilah Persyaratan Wawancara Seleksi JBIP

Seleksi tahap pertama sudah diselenggarakan pada hari Senin, 17 Februari 2014, bertempat di Auditorium FPBS, dan wawancara akan diselenggarakan pada hari Kamis, 6 Maret 2014; bertempat di kantor Jurusan Bahasa Jepang FPBS, mulai pukul 08:30 s.d. selesai. Adapun para mahasiswa yang berhak mengikuti wawancara ini sebanyak 28 orang sebagai berikut :

NO NAMA NIM JURUSAN
1 Eliz Rosiana 1100524 Pend. Bhs. Jepang
2 Indah Islami 1101058 Idem
3 Lisaini Azizah 1101996 Idem
4 Dessynia Damayanti P 1102738 Idem
5 Lanni Anggun Puspita 1100746 Idem
6 Risa Andini 1100210 Idem
7 Hani Isnaeni 1006555 Idem
8 Timurni 1106396 Idem
9 Elizabeth Nova Rahayu 1106433 Idem
10 Nur Fitri Syiami 1102810 Idem
11 Mita Assifa resti 1101 696 Idem
12 Iis Wartini 1104306 Idem
13 Febi Febrianti 1105909 Idem
14 Raden Regine. M 1102843 Idem
15 Aulia Raversa 1104251 Idem
16 Mia Kharina 1100650 Idem
17 Melinda Gultom 1100592 Idem
18 Aef Saeful Bahri 1100316 Idem
19 Faisalsyah 1102412 Idem
20 Pangestu Ramadhan 1103483 Idem
21 Ruslan Abdulgani S 1105770 Idem
22 Annisa Nurul Fitri 1104298 Idem
23 Bernikha Syah Putri 1100986 Idem
24 R. Nur Afifa Fajarina 1101829 Idem
25 Silmi Ifa Fauziah 110907236 Idem
26 Tri Kurniyawaty 1000745 Idem
27 Hayanah 1001007 Idem
28 Senandung Nacita 1002737 Idem

Kepada para mahasiswa yang nama namanya tercantum di atas, berhak mengikuti tahap wawancara dengan cacatan harus membuat karangan dalam bahasa Jepang dengan ketentuan sebagai berikut :

- Ditulis di kertas A4, berukuran huruf 11 dan spasi 1,5.

- Karangan ditulis yokogaki, dengan menggunakan huruf Jepang (bukan Latin), dan banyaknya karangan minimal satu lembar.

- Fomat karangan diawali memperkenalkan diri, serta deskripsikan mengapa kalian tertarik pada program JBIP ini.  Lalu disertai harapan, dan diakhiri dengan informasi cita cita kalian seandainya usai mengikuti program ini.

- Setelah mengikuti proses seleksi dari UPI, karangan tersebut dikirimkan kepada Panitia Seleksi JBIP c.q. imel Ahmad Dahidi, paling lambat pada hari Senin, 3 Maret 2014.

“Kepada para mahasiswa yang tidak berhasil sampai dengan tahap ini, kami berharap tidak berkecil hati karena suatu saat kesuksesan pasti kalian capai. Kalian bukan tidak mampu dan bukan gagal, tapi saat ini boleh dikatakan masih pada tahap kesuksesan yang tertunda. Jangan pernah berpikir gagal, tapi berpikirlah bahwa Tuhan belum meridhoi niat baik kalian. Insya Allah, suatu saat pintu gerbang menuju kesuksesan akan terbuka, yang penting saat ini ke depan selalu berusaha, berusaha, dan berusaha terus. (Ahmad Dahidi)

~ dilihat : 341 kali ~