HMPS Lakukan P2M di Desa Cinanggela

IMG_1226

Bandung, UPI

Himpunan Mahasiswa Pendidikan Sosiologi (HMPS) bersama Prodi Pendidikan Sosiologi FPIPS UPI melakukan kegiatan pengabdian pada masyarakat (P2M) pada 17-20 April 2014 di Desa Cinanggela, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung.

P2M yang diberi nama Hariring Desa (Hayu Ririungan Riksa Ngabangun Desa) merupakan bagian dari Program Kerja Departemen Sosial Politik Himpunan Mahasiswa Pendidikan Sosiologi (HMPS), yang berada dibawah naungan Dirjen P2M rutin yang dilaksanakan satu tahun sekali dalam periode HMPS.

Kegiatan sosial yang diketuai oleh Ivan Rismayanto yang juga ketua Dirjen P2M dan sebagai wakil yakni Rinrin Nurhidayanti yang juga Ketua Departemen Sosial Politik HMPS ini sangat di apresiasi oleh beberapa pihak termasuk Dosen-dosen Prodi Pendidikan Sosiologi dan Dosen Pembimbing kegiatan ini yakni Pandu Hyangsewu, S.Thi.,M.Ag, Asep Dahliyana M.Pd dan Trisna Sukmayadi S.Pd.,M.Pd.

Acara ini terdiri dari beberapa bidang, diantaranya, Bidang Pengembangan Kesehatan dan Lingkungan dengan mengadakan pembuatan bak sampah di dua dusun, dan penyuluhan sikat gigi bagi siswa SD di Desa Cinanggela. Bidang Pendidikan dan Kerohanian mengadakan lomba kerohanian, seperti : CCQ, Pildacil dan pukul bedug, dan mengadakan Fun Learning juga pengenalan media pembelajaran Bahasa Inggris.

DSC_0074Bidang Kewirausahan mengadakan seminar pemberdayaan masyarakat dengan pemateri Ketua Prodi Pendidikan Sosiologi, Hj. Siti Komariah.,M.Si.,P.hD dan seminar penggunaan pupuk oleh Asep Rodiansyah SP dari ITB. Dan yang terakhir Bidang Kesenian dan olahraga mengadakan lomba tenis meja dan Festival Cinanggela yang merupakan kegiatan puncak di malam minggu.

Kegiatan ini menjadi motivasi besar khususnya untuk Mahasiswa Prodi Pendidikan Sosiologi dan Umumnya untuk seluruh Mahasiswa yang dapat mengaplikasikan tridarma perguruan tinggi. “ saya ucapkan terimakasih kepada Prodi Pendidikan Sosiologi atas kepercayaan dan amanah yang diberikan dan juga kepada panitia atas kerja keras dan pengorbanan yang luar biasa, menjadi pembimbing untuk kedua kalinya, dengan kondisi yang tentunya berbeda dari sebelumnya. Dalam Desa Binaan jilid 2 ini mahasiswa dituntut untuk berperan lebih aktif, bisa menjadi perekat, pemersatu khususnya antara masyarakat Desa Cinanggela dan staf aparat Desa” ucap Pandu Hyangsewu. (Meta Rolitia)

~ dilihat : 421 kali ~