21 Pelukis Wanita Meriahkan Hajat Seni Rupa

1

Bandung, UPI

Sebanyak 21 pelukis wanita yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia bahkan mancanegara pamerkan hasil karya lukisan dalam acara Pameran 21 yang dilaksanakan Sabtu, 26 April 2014 di Gedung Kebudayaan UPI Jln. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung.

Pameran yang mengangkat tema wanita ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kemahasiswaan, Kemitraan dan Usaha UPI Prof. Dr. Dadang Sunendar, H.Hum., dan dihadiri Pembantu Dekan FPBS Dr. Zakarias S, Ketua Jurusan Pendidikan Seni Rupa serta dosen, mahasiswa dan para seniman seni lukis.

Menurut Prof. Dadang, kehadiran para pelukis wanita pada pameran seni rupa ini merupakan momen yang patut kita apresiasi tinggi karena hal tersebut sebagai upaya untuk memperingati pahlawan perempuan yaitu R.A. Kartini.

“Partisipasi para wanita ini tentu merupakan suatu wujud keeksistensian para wanita saat ini yang dituangkan dalam sebuah karya khususnya bidang seni rupa, sehingga para wanita derajatnya disejajarkan dengan kaum pria”, ungkap Prof. Dadang.

4Sementara itu menurut salah seorang peserta pameran Lilik Indrawati mengatakan bahwa pameran yang dikhususkan bagi para wanita ini merupakan gagasan yang patut diapresiasi. Baginya keikutsertaan dalam pameran ini merupakan wujud tanggung jawab ia dalam berkarya.

Seaming of My Self dan Debate My Self adalah judul lukisan yang ia pamerkan dalam pameran 21 ini, bagi wanita yang saat ini tercatat sebagai Dosen Jurusan Seni dan Desain di Universitas Negeri Malang ini melukis sebagai wahana komunikasi batin yang dituangkan dalam sebuah media.

Dalam membuat sebuah karya seni terdapat perasaan sadar dan tidak sadar. “Ketika saya menampilkan karya itu buat saya tehnik bukan hal yang utama tetapi membuat karya adalah berbicara dalam bentuk lain. Sehingga karya seni itu bukan medium tetapi lebih pada bahasa lain dalam berkomunikasi”,ucapnya.

“Karya seni mengandung nilai, yang berarti nilai untuk sharing dengan semua orang yang menikmatinya”, tegas Lilik.

Pameran 21 ini merupakan salah satu rangkaian acara dari Hajat Seni Rupa yang diselenggarakan oleh Jurusan Pendidikan Seni Rupa bekerjasama dengan Himpunan Mahasiswa Seni Rupa FPBS UPI dan Studio 229.

Hajat Seni Rupa yang bertemakan “Potret Diri” ini sebagai bentuk wahana untuk mengokohkan semangat dan kebersamaan sivitas akademika untuk menggali kembali potensi sivitas akademika yang menggambarkan perkembangan dan kiprah Jurusan Pendidikan Seni Rupa pada masa lalu sampai saat ini dalam mewarnai perkembangan  Pendidikan Seni Rupa di Indonesia.

Sehingga kegiatan ini diharapkan dapat memberikan sebuah edukasi bagi sivitas akademik serta stakeholder dalam memajukan perkembangan seni rupa baik dalam skala lokal, regional, dan internasional.

Selain menggelar Pameran 21, Hajat Seni Rupa tersebut diisi dengan berbagai kegiatan yang menarik diantaranya, Lomba Fotografi, Lomba Mural (Menggambar Dingding), Lomba Illustrasi, workshop batik, workshop sablon, workshop ilustrasi, workshop grafis, workshop keramik, workshop fotografi, workshop DKV (Desain Komunikasi Visual) dan workshop lukis, Seminar Apresiasi Seni, Bazar, Hiburan Rakyat, serta berbagai pameran seni rupa yang digelar dari tanggal 26 Aprill hingga 2 Mei 2014. (Deny)

3