Pemimpin Muda Dan Konservasi Lingkungan

Oleh Robi Awaluddin

(Menteri Pendidikan BEM Republik Mahasiswa UPI 2013)

 

SAAT ini, pertumbuhan penduduk bumi semakin pesat, diperkirakaan saat ini mencapai 7 milyar jiwa. Perkembangan peradaban dan kemajuan teknologi dewasa ini, bila tidak dikontrol dengan bijaksana sudah pasti akan merugikan lingkungan hidup. Dalam setiap detiknya manusia bumi saat ini secara tidak disadari menghancurkan buminya secara perlahan dikutip dari Greenovation. Fakta lingkungan hidup yang menyedihkan yang terjadi di bumi dalam setiap detiknya adalah:

  • 390 ribu m3 CO2 diemisikan ke udara
  • 1.629 m3 gletser di Greenland mencair
  • 710 tons O2 berkurang dari atmosfer
  • 2.300 m2 lahan produktif menghilang
  • 5100 m2 hutan alami lenyap
  • 1,3 kendaraan bermotor dan 4,2 televisi diproduksi
  • Kenaikan polulasi mencapai 2,4 orang (200 ribu jiwa perhari)

Fakta Lain:

  • Peningkatan kecil rotasi bumi diakibatkan ketidakseimbangan isi kandungan perut bumi yang terkuras, bisa mempengaruhi kita dengan berbagai cara. Banjir dahsyat yang menenggelamkan segalanya, atau gletser-gletser yang menghilang selamanya. Itu bisa berarti kekurangan air, pangan dan merajalelanya penyakit serta meluasnya kelaparan. Beberapa spesies hewan dan tanaman menjadi punah.
  • Terjadinya perubahan pola peruntukan tanah, di mana sekarang lebih banyak orang-orang hidup di kota-kota besar dibanding dengan di daerah pedesaan. Kota-kota penuh sesak sehingga harus memperluas areal untuk perumahan ke wilayah pedesaan dengan mengorbankan tanah pertanian. Kota besar yang kumuh dan kotor mengganggu kesehatan manusia dan menimbulkan bibit-bibit penyakit baru.
  • Produksi minyak mengalami peningkatan tahun 2008 dan 2018 akan mencapai puncaknya, dan itu berarti awal dari penurunan. Ini bisa menjadi pencetus suatu resesi energi global, konflik antar negara yang memperebutkan lahan minyak dan juga sumber makanan. Minyak sangat penting bagi setiap bangsa untuk melanjutkan aktivitas produksinya, termasuk pertanian dan peternakan. Kedepannya, menipisnya kandungan minyak di bumi bisa mempengaruhi hidup seluruh manusia di bumi secara signifikan.
  • Mobil mempunyai andil sebesar 3/4 dari semua gas buang yang dipancarkan alat transportasi. Sejak saat ini, dunia akan dipenuhi lebih dari satu milyar mobil yang berkeliaran di jalan-jalan di tahun 2030 dan akan bertambah hingga satu milyar lagi di tahun 2050. Hal berhubungan dengan 75% peningkatan CO2 selama setahun di atmosfer berasal dari pembakaran bahan bakar fosil (minyak bumi, gas bumi dan batu bara), sedangkan sekitar 20% CO2 yang memasuki atmosfer bumi berasal dari pembakaran BBM pada mesin-mesin kendaraan bermotor, selebihnya 80% emisi CO2 bersumber dari pembakaran bahan bakar fosil oleh mesin pembangkit tenaga listrik.
  • Karena peningkatan suhu udara akibat meningkanya kadar CO2, maka sedikit uap air bertahan di udara untuk membentuk awan. Hal ini berarti hujan akan menjadi lebih sedikit, dan secara langsung berakibat hasil produksi pertanian juga menurun. Akan terjadi di sekitar tahun 2020 di mana terjadi suatu periode yang sulit dan air bah tiba-tiba meningkat di semua bagian dari benua Eropa, karena mencairnya es di Kutub Utara. Sedangkan populasi penduduk bumi akan mencapai 7,7 milyar orang.
  • Sejak Hari Bumi yang pertama tahun 1970 hingga awal millennium baru, manusia telah membuat peningkatan emisi (gas buang) rumah kaca sebesar 70%.
  • Atmosfer bumi sekarang mengandung 40% lebih banyak CO2 dibandingkan dengan di awal Revolusi Industri.
  • Hasil pembakaran bahan bakar fosil dewasa ini menambah hampir 6 milyar ton CO2 ke dalam atmosfer bumi setiap tahunnya. Hanya separuhnya yang diserap oleh hutan-hutan dan samudera.
  • Hutan hujan pernah meliputi 14% dari permukaan bumi. Sekarang hanya tersisa sekitar 6% dan menurut perkiraan para ahli hutan hujan yang tersisa itu akan habis dikonsumsi kurang dari 40 tahun. 1 sampai 1,5 hektar hutan hujan lenyap setiap 1 detik sebagai konsekuensi tragis pembangunan di negara-negara industri dan berkembang.
  • Hampir separuh dari semua jenis flora, fauna dan mikro organisme akan musnah atau pasti terancam kepunahan dalam seperempat abad ke depan disebabkan oleh penebangan hutan-hutan hujan.
  • Perkiraan para ahli bahwa kita sedang kehilangan 137 jenis tanaman, hewan dan serangga setiap harinya karena penebangan hutan-hutan hujan. Atau sama dengan 50.000 jenis setiap tahunnya. Seiring dengan lenyapnya spesies-spesies di hutan hujan, demikian juga dengan berbagai macam pengobatan penyakit-penyakit yang mengancam hidup manusia. Sekarang ini, 121 obat-obatan yang dijual ke seluruh dunia berasal dari tanaman obat-obatan. Sementara itu 25% dari perusahaan obat-obatan di Barat mengambil bahan dari ramuan tanaman dari hutan hujan, dan lebih sedikit 1% dari pohon-pohon dan tanaman-tanaman tropis ini telah diuji coba oleh para ilmuwan.
  • Penebangan hutan yang merajalela sekarang ini menyumbang 20% polusi pemanasan global diakibatkan oleh terhambatnya penyerapan kembali CO2.
  • Wabah penyakit terus bertambah baik ragam maupun jumlahnya karena polusi udara, air dan tanah meningkat, terutama sekali terjadi di negara-negara dengan pendapatan rendah.
  • Di tahun 2030 sekitar 18% dari gugusan karang laut akan lenyap karena perubahan iklim dan lingkungan. Dalam 2030 ini populasi penduduk dunia akan mencapai 8,3 milyar.
  • Tahun 2040 laut di Kutub Utara akan mengalami musim panas yang pertama tanpa es.
  • Karena menghilangnya gletser dan terjadi musim kering yang panjang, produksi listrik dari pembangkit listrik tenaga air akan berkurang.
  • Luas padang pasir di permukaan bumi mengalami peningkatan disebabkan menaiknya suhu bumi. Pada akhir tahun 2007, Australia kehilangan 25% produksi pangannya karena hal ini.
  • Kadar karbon monoksida (CO) di atmosfer bumi terus meningkat.
  • Efek berbahaya dari aktivitas manusia dapat mempengaruhi sistem global dengan cara yang negatif. Perang, sebagai contoh, dapat menghancurkan bumi dalam berbagai jalan; pembunuhan massal, berkembangnya kelaparan dan penyakit, pembakaran bahan bakar fosil secara besar-besaran oleh mesin-mesin perang, termasuk juga pembabatan hutan dan pengambilan batu-batuan dan tanah untuk perbaikan kembali infrastruktur yang rusak.

Dikutip dari Sumber: http://mediaanakindonesia.wordpress.com/2011/03/25/fakta-lingkungan-hidup-yang-menyedihkan-di-bumi/

Peran Pemimpin Muda

Peran mahasiswa dalam fungsinya sebagai pemimpin muda dan akselerator perubahan bangsa  sangat diperlukan, ada berbagai cara yang dapat dilakukan oleh kita sebagai mahasiwa diantaranya:

1. Ubah pola pikir

Sering kita berfikir kenapa di kota ini banyak sampah yang berserakan, padahal yang membuang sampah itu adalah warga kotanya sendiri, saatnya ubah pola pikir, jika kita ingin kota ini bersih, maka saatnya kita ubah tindakan kita dengan tidak buang sampah sembarangan, Aa Gym memiliki konsep sederhana dalam melestarikan lingkungan, yaitu TSP, Tahan buang sampah sembarangan, Simpan sampah pada tempatnya, Pungut sampah insya Allah sedekah.

2. Ubah tindakan

Jika pola pikir kita sudah berubah, maka akan mempengaruhi pola tindakan kita. What you think, is what you act, apa yang kau pikirkan akan mempengaruhi tindakanmu

3. Maka itulah kamu

Ya, itulah kita, diawali dengan membenahi pola pikir akan mempengaruhi perilaku kita dan itu menunjukkan siapa kita. Daripada mengutuk kegelapan, lebih baik menciptakan energi terbarukan untuk kelestarian lingkungan hidup kita.

4. Bentuk komunitas kreatif dan inovatif

Setelah itu, alangkah lebih baiknya kita membentuk suatu komunitas, tapi bukan komunitas gosip dan tukang kutuk, melainkan komunitas yang membangun energi terbarukan tersebut berupa komunitas mahasiwa yang kreatif dan inovatif dalam menciptakan ide-ide baru untuk menyelesaikan permasalahan lingkungan di sekitar kita.

5. Lakukan perubahan dengan gagasan segar dan inovasi

Gagasan dan inovasi adalah kata kunci untuk melakukan perubahan hari ini, bentuk komunitas dan lakukanlah inovasi lingkungan. Kenapa membentuk komunitas, karena kita perlu teman untuk melakukan perubahan ini, sudah bukan zamannya lagi menjadi pahlawan sendirian.

6. Ubah kebijakan pemerintah

Hal yang juga penting adalah ubah kebijakan pemerintah jika itu merugikan rakyat khususnya dalam manajemen konservasi lingkungan, ubah kebijakan itu bisa dengan aksi simpatik, kritik pemerintah dengan aksi damai, menciptakan solusi undang-undang kepada pemerintah, dan melalui tulisan yang melalui efek dan dampak besar dalam membentuk opini masyarakat.

This entry was posted on Wednesday, June 5th, 2013 at 08:35 and is filed under Lain-lain. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Responses are currently closed, but you can trackback from your own site.