Mahasiswa Muslim, Apa yang Harus Dilakukan?

1

Oleh FADIL IBNU AHMAD

(Blogger UmatMuhammad.com, Ketua Subbidang Kerohanian HME FPTK UPI)

ALHAMDULILLAH, syukur senantiasa kita panjatkan kepada Allah Yang Maha Dekat karena Dia-lah yang selalu memberi segala sesuatu yang terbaik kepada kita selaku hamba-Nya. Shalawat semoga selalu tercurah kepada Rasulullah saw. yang telah memperjuangkan agama yang lurus ini (Islam) sehingga kita bisa menjadi orang yang ahli tauhid, Insya Allah.

Perjalanan hidup manusia dari mulai lahir sampai kematiannya tentu akan mengalami kejadian yang bermacam-macam rasanya. Seperti rujak, ada yang manis, pedas, asam, asin dan kecut. Semuanya menjadi satu dalamsebuah mangkuk bernama kehidupan. Jika rujak itu hanya asam ataupedas saja, tentu bukan rujak namanya.

Waktu memang berjalan begitu cepat. Tidak terasa kini anda sudah menjadi seorang calon intelektual bangsa yang akan memajukan kehidupan dan peradaban di negeri ini. Jika ketika menjadi siswa di sekolah dulu tugas anda hanyalah belajar, namun kali ini tugas anda tidak hanya belajar saja, tetapi juga bagaimana caranya untuk menjadi seorang yang intelektualdan bermanfaat untuk masyarakat.

Mahasiswa identik dengan jalan pemikirannya yang kritis. Artinya, berpikir dengan melihat suatu hal tidak dari luarnya saja, tetapi dari berbagai sudut pandang. Adapun pengertian berpikir kritis menurut beberapa ahli diantaranya :

Menurut Ennis (1962), berpikir kritis adalah berpikir secara beralasan dan reflektif dengan menekankan kepada pembuatan keputusan tentang apa yang harus dipercayai atau dilakukan. Sedangkan menurut Chance (1986), berpikir kritis adalah kemapuan untuk menganalisis fakta, mencetuskan dan menata gagasan, mempertahankan pendapat, membuat perbandingan, menarik kesimpulan, mengevaluasi argumen dan memecahkan masalah.

Berpikir kritis ini adalah suatu kemampuan yang wajib dimiliki mahasiswa. Hal ini perlu dimiliki agar mahasiswa mampu untuk memecahkan masalah dan melakukan tindakan yang sesuai dengan cara yang tepat. Selain itu, berpikir kritis juga mampu mengantarkan seorang mahasiswa untuk membuka pikiran seluas-luasnya sehingga kualitas pengetahuan dan pemahamannya akan lebih baik. Dengan berpikir kritis, anda akan mempunyai pandangan yang lebih yang mungkin tidak dipahami semua orang mengenai suatu hal, sehingga anda tidak terjebak dalam pemahaman salah yang dianggap benar oleh masyarakat (tentunya tidak semua masyarakat mempunyai pemikiran yang salah).

Mahasiswa Muslim

Muslim, umat terbaik yang dibimbing oleh manusia terbaik, Muhammad Saw. Dengan kejujuran dan keluhuran akhlaknya, beliau dijuluki Al-Amin sebelum diutus menjadi seorang nabi. Dengan kecerdasan dan kepiawainnya sebagai panglima perang, Rasulullah dikagumi dan dihormati oleh para sahabat, umat dan musuhnya. Dengan ketaatannya, Rasulullah menjadi orang yang paling dicintai Allah Swt. Manusia terbaik inilah yang menjadi contoh untuk semua umat manusia, tidakkah anda ingin mencontohnya?

Sebagai mahasiswa Muslim, kita tentunya mempunyai kewajiban untk menaati Allah dan Rasul-Nya. Kita berlandaskan Al-Quran dan Sunah sebagai guidebook dalam menjalani kehidupan demi menggapai rida Allah sehingga dengan rahmat-Nya kita menjadi manusia yang berbahagia di dunia dan akhirat.Mungkin ada asumsi bahwa Islam itu agama yang banyak aturannya, tapi pada hakikatnya aturan itu ada untuk kebaikan kita juga. Contoh kecilnya mengapa Rasulullah melarang untuk makan dan minum sambil berdiri. Allah juga melarang kita untuk tidak memasuki kamar orang tua dalam waktu-waktu tertentu, pastinya ada hikmah dibalik perintah dan larangan itu. Bisa diibaratkan kita membeli sepeda motor. Akan tetapi, motor itu kita perlakukan seenak perut saja, tidak sesuai dengan buku manual perawatan yang sudah dibuat oleh pembuat motor tersebut, apa yang akan terjadi? Tentunya motor tersebut akan cepat rusak bukan?

Berikut ini yang bisa kita lakukan sebagai mahasiswa Muslim, apa saja?

  1. Belajar Islam dengan baik. Agama adalah pondasi kesuksesan dunia dan akhirat. Seorang mahasiswa yang super jenius sekalipun tidak ada apa-apanya jika tidak mepunyai pemahaman agama yang baik dan benar. Yang dikhawatirkan adalah ilmu yang didapatkan itu digunakan untuk tujuan yang tidak baik. Oleh karena itu, ikutilah kajian-kajian keislaman yang ada, baik itu di kampus maupun di luar kampus sehingga kita akan selalu berada di jalan yang benar, semoga Allah memudahkan.
  2. Ikut organisasi. Mengapa harus ikut organisasi? Di organisasi, anda akan belajar bagaimana memikul amanah, menjadi pemimpin, mengatur dan diatur orang lain, disiplin dan masih banyak lagi. Sehingga, mahasiswa yang berkecimpung di dunia organisasi akan lebih siap dan matang untuk terjun ke masyarakat daripada yang tidak.
  3. Mengejar kemampuan, bukan nilai. Mungkin masih ada yang beranggapan bahwa angka-angka yang besar di dalam laporan hasil belajar itu merupakan indikator kesuksesan, namun ternyata tidak. Jika tujuan anda belajar hanya ingin mendapatkan angka saja, anda akan merasa lelah sendiri. Tetapi jika kemampuan yang anda tuju, maka anda akan mempunyai kelebihan dibandingkan dengan yang lain, dan anda akan mempunyai kemampuan yang sesuai dengan jurusan anda, Insya Allah.
  4. Menggunakan ilmu dan skill yang dimiliki untuk menegakkan Islam. Siapapun anda, apapun jurusan anda, jika menggunakan ilmu dan skillyang dimiliki untuk menegakkan Islam pasti hasilnya akan luar biasa, Insya Allah. Misalnya anda jurusan arsitek dan anda membuat suatu rancang bangunan untuk sekolah Islam, bukankah dengan begitu pendidikan Islam akan semakin maju? Untuk masalah rizki, woles saja, kan Allah yang mengatur.
  5. Berdakwah. Berdakwah bisa diartikan sebagai mengajak untuk menuju kepada jalan Allah. Dakwah itu bisa dilakukan oleh siapa saja dan dengan apapun caranya, asalkan tidak keluar dari apa yang Allah perintahkan dan Rasulullah ajarkan. Berdakwah juga bukan tugas kyai atau ustaz saja, melainkan seluruh Muslim wajib untuk berdakwah, khususnya mahasiswa. Allahu A’lam.

This entry was posted on Sunday, September 1st, 2013 at 07:03 and is filed under Lain-lain. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Responses are currently closed, but you can trackback from your own site.

~ dilihat : 147 kali ~

Silahkan baca juga :close