Komunikasi Budaya Antarnegara di ASEAN

1

Olah AAN AGSUSTAN

(Mahasiswa Pendidikan Ilmu Komputer, Universitas Pendidikan Indonesia)

BUDAYA merupakan faktor penting dalam identitas suatu bangsa, karena merupakan ciri khas yang terbentuk dari kondisi yang ada di dalam negara tersebut, seperti musik, karsa cipta, bahasa, kebudayaan, serta berbagai macam jenis budaya lainnya, Budaya sebagai tonggak peradaban membentuk identitas sebuah bangsa. Identitas budaya ini menjadi landasan untuk mengokohkan karakter bangsa. karena itu budaya perlu dilestarikan dalam upaya mempertahankan identitas suatu bangsa. Selain melestarikan budaya yang ada, perlu juga untuk memperkaya wawasan dengan budaya-budaya yang ada di luar negara kita, karena kita juga mempelajari suatu pola pikir pembanding terhadap kebiasaan dari negara lain. Tidak perlu lagi untuk saing meng klaim budaya milik negara lain untuk menjadi milik negara sendiri, karena pembelajaran mampu menjadikan suatu pola pikir bahwa kita saling merasa memiliki budaya-budaya tersebut, walau notaben nya milik negara lain.

Dalam pembelajaran budaya selain memperkaya wawasan juga berperan penting dalam membentuk karakter yang bersifat nasionalisme sehingga mampu dalam menjawab tantangan global yang sering muncul seperti krisis kebudayaan karena masuknya budaya asing yang bersifat merusak karena perbedaan kondisi lingkungan yang sangat jauh antara negara di Asia dan di Eropa. Pemuda yang berperan penting dalam mempertahankan budaya yang ada di negara masing-masing juga berperan penting juga dalam mengenalkan budaya kepada negara-negara lain dalam kancah internasional dalam berbagai kegiatan seperti Expo, Simposium Internasional, Seminar Internasional, Konferensi Nasional serta berbagai jenis kegiatan lainnya. Dr. Xin Wang menyambut baik adanya dialog dan diskusi melalui suatu seminar. “Fenomena adanya masyarakat bilingual memang selalu menjadi kajian yang menarik,” ungkapnya. Dalam makalahnya yang berjudul “Language Acquisition in Bilingual Society”, doktor lulusan Universitas Arizona ini menjelaskan bahwa masuknya bahasa asing yang mendampingi bahasa ibu sebagai alat komunikasi memunculkan adanya fenomena diglosia dan bilingualism.

Keterbatasan akan bahasa yang kita miliki memperkecil peluang untuk mengetahui budaya-budaya yang ada di negara sekitar. Seperti yang kita tahu kendala bahasa yang ada dikarenakan sistem pendidikan yang hanya mengajarkan bahasa negara sendiri serta bahasa Inggris yang menjadi bahasa internasional sehingga keterbatasan pembelajaran bahasa dalam konteks pendidikan formal menjadi suatu masalah yang menyebabkan sulitnya berkomunikasi dengan negara-negara sekitra khususnya negara yang ada dalam wilayah Asia. Dalam konten lain banyak orang yang mampu menguasai berbagai macam bahasa bahkan sampai berpuluh-puluh bahasa, namun hal tersebut sangat sedikit yang mampu dalam menguasainya, sehingga membutuhkan suatu sarana dalam membantu mengatasi persoalan hal tersebut

Pentingnya peran komunikasi dalam memperluas wawasan tentang budaya menjadikan suatu tantangan dalam memecahkan persoalan tersebut. Penting, karena mampu mengakrabkan hubungan-hubungan antar negara, baik itu antar pejabat maupun warga negara nya. Komunikasi sebagai wadah dalam memperkaya pemahaman budaya antar negara yang ada di ASEAN. Komunikasi tidak terlalu terpacu dengan budaya namun dapat juga dijadikan forum yang menjawab masalah kesehariannya di masing-masing negara, seperti ekonomi, sosial, politik, dan sebagainya.

Gagasan

Dalam mengatasi masalah yang telah dibahas sebelumnya sangat penting untuk memanfaatkan teknologi yang telah ada atau bahkan teknologi yang akan di kembangkan kedepan nya. Dalam pembuatan suatu pemecahan masalah tersebut perlu melibatkan internet yang kita tahu telah menjadi suatu solusi dalam menjawab tantangan global terkait masalah jarak dan ekonomi. Aplikasi yang memanfaatkan internet dibuat menjadi suatu bentuk aplikasi yang tren sehingga mampu digunakan oleh kalangan manapun sehingga dinilai lebih efektif dan efisien.

Merujuk dalam berbagai jurnal yang telah ada pemanfaatan teknologi sangat berperan penting dalam mengatasi permasalahan khususnya di bidang komunikasi yang melibatkan suatu negara, sehingga fitur yang akan digunakan adalah chat, yang dewasa sekarang ini telah kita ketahui di Indonesia telah merajalela dalam kehidupan kesehariannya. Memanfaatkan peluang yang besar menjadi keputusan yang sangat bijak untuk memanfaatkannya.

Pemecahan masalah yang ditawarkan adalah pembuatan suatu web dimana menjadi suatu server untuk aplikasi yang akan digunakan pada smart phone, android, atau windows phone, sehingga menjadi suatu aplikasi yang mampu digunakan dalam kesehariannya dan memperluas luang lingkup penggunananya. Adapun konsep yang akan di gunakan ialah chating yang mampu menggunakan bahasa kita dan akan otomatis di terjemahkan menurut bahasa negara tujuan, jadi dengan hal ini kita mampu berkomunikasi dengan negara lain tanpa harus tahu bahasa negara tersebut, dan mempermudah komunikasi antar budaya bahkan dalam hal lainnya.

Konsep tesrsebut akan mempermudah dan juga menjadikan suatu teknologi yang mutakhir yang belum pernah ada sebelumnya karena menggabungkan berbagai bahasa tanpa harus menterjemahkan secara manual, karena telah diterjemahkan oleh server yang telah ada. Tidak hanya sebatas chating biasa namun aplikasi ini juga mampu menuliskan tulisan-tulisan kuno atau di Indonesia di sebut prasasti, dan juga tulisan stenografi yang merupakan budaya yang ada. Namun tidak terlepas juga berbagai tulisan yang ada di negara lain sehingga mampu mengkolaborasikan antara pembelajaran budaya dan teknologi informasi yang berkembang dewasa ini. 

This entry was posted on Saturday, August 31st, 2013 at 11:34 and is filed under Lain-lain. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Responses are currently closed, but you can trackback from your own site.

~ dilihat : 379 kali ~