Yayasan Kebudayaan Rancage Berikan Hadiah Hardjapamekas Kepada Tiga Guru Bahasa Sunda

1

Bandung, UPI

Yayasan Kebudayaan Rancage kembali menganugrahkan Hadiah Hardjapamekas kepada tiga orang guru bahasa Sunda, Sabtu (28/9/2013) di Isola Resort Kampus UPI, Jln. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung.

Ketiga guru bahasa Sunda tersebut ialah Sanu Mulyadi (Guru Bahasa Sunda Sekolah Dasar di Desa Sumber, Cirebon); Wahyu Hidayat (Guru Bahasa Sunda Sekolah Menengah Pertama di Desa Cinere, Depok); dan Wiwin Widaniawati (Guru Bahasa Sunda Sekolah Menengah Atas Kota Tasikmalaya).

Dewan juri yang terdiri dari Elin Syamsuri, Iskandarwassid, dan Safrina Noorman, memilih pemenang hadiah hardjapamekas berdasarkan tiga kriteria, pertama kompetensi pedagogis atau peran seorang guru sebagai pendidik dalam mengembangkan pembelajaran bahasa Sunda; kedua, kompetensi pribadi, hal ini berkaitan dengan peran guru di sekolah maupun di masyarakat; dan ketiga, kompetensi profesional dalam mengajarkan bahasa Sunda.

Menurut Elin Syamsuri, ketiga pemenang tersebut dipilih setelah proses seleksi kepada 10 nominasi guru bahasa Sunda yang diusulkan oleh guru MGMP, kemudian dari 10 nominasi tersebut dijaring satu orang di tiap jenjang pendidikan. Dan para pemenang berhak menerima Hadiah Hardjapamekas, karena memiliki kompetensi akademis dan profesional yang menonjol sebagai guru bahasa Sunda.

4“Para pemenang berhak menerima hadian ini karena mereka telah menunjukkan dedikasi yang tinggi dalam memuliakan bahasa dan budaya Sunda, serta menunjukkan eksistensi dan keterlibatan positif dalam lingkungan kerja maupun dalam lingkungan masyarakat”, ujar Elin.

Ia berharap pemberian Hadiah Harjapamekas ini dapat meningkatkan kinerja guru dalam melaksanakan tugas mengajar dan mengembangkan inovasi pembelajaran. Mengingat guru bahasa Sunda bukan sekedar menyampaikan materi bahasa maupun sastra, tetapi juga mengembangkan, membina, dan melindungi bahasa dan sastra daerah di lingkungan pendidikan agar tetap memenuhi kedudukan dan fungsinya di masyarakat, selaras dengan perkembangan zaman. (Deny)