Yani Panigoro berikan kuliah Karir dalam Matematika

 

 

Mahasiswa S1 Matematika ITB angkatan 2009 berkesempatan menyimak materi yang disampaikan oleh Komisaris dan Direktur beberapa anak perusahaan MedcoEnergi, Yani Panigoro, pada Senin (09/04/2012). Bertempat di Gedung TVST A, Yani menjadi dosen tamu untuk kuliah Karir dalam Matematika. Selain berbagi pengalaman, dalam kesempatan tersebut, Yani juga memberikan gambaran ketika seorang mahasiswa telah lulus S1, yakni akan menjadi akademisi, menjalani profesi, atau bergerak di bidang entrepreneurship.

Lulusan Teknik Elektro ITB tahun 1975 ini memulai kuliah dengan mengemukakan pentingnya passion dalam menekuni dunia kerja. “Ikuti minat kalian ketika memutuskan akan berkecimpung di bidang akademisi, profesi, atau entrepreneur” ujarnya.  Pernah terlibat dalam tiga hal tersebut, Yani kemudian menceritakan pengalamannya setelah lulus dari ITB.

Berlatar belakang elektro, membuat Yani sempat menjadi salah seorang peneliti di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Kembali mengabdi pada almamater sebagai dosen pun pernah dijalaninya. Hingga saat ini, Yani masih turut aktif menjabat sebagai Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) ITB.

Pencapaiannya saat ini dalam dunia bisnis, dikemukakan Yani bukan sebagai hal yang mudah. “Diperlukan kepribadian yang baik, sehingga akan menghasilkan track record yang baik pula” ujarnya. Ia juga sempat memaparkan sedikit pengalaman saudaranya kandungnya, Arifin Panigoro. “Pak Arifin pernah menjadi tukang instalasi listrik di masa kuliahnya” cerita Yani. “Hingga akhirnya bisa menjadi founder MedcoEnergi, beliau memulai karir dari nol. Memang diperlukan kerja keras untuk mencapai suatu keberhasilan” tambahnya lagi.

Antusiasme dari Mahasiswa

Mahasiswa Matematika ITB angkatan 2009 rupanya tidak menyianyiakan kesempatan bertatap muka langsung dengan Yani Panigoro. Berbagai pertanyaan yang diajukan oleh mahasiswa langsung bermunculan begitu sesi tanya jawab dimulai. Dengan senang hati, Yani menjawab pertanyaan dari mahasiswa dan membagikan buku gratis kepada setiap penanya.

Sebelum Yani mulai menyampaikan materi, ia disambut oleh tiga orang mahasiswa angkatan 2009 yang memberikan presentasi gambaran mengenai prodi Matematika ITB. Yani yang bukan berlatar belakang matematika kemudian merasa terbantu oleh pemaparan dari Aditya Putra, Karisa Laras, dan Regiasa untuk memahami kelompok keilmuan, peluang kerja, dan kemahasiswaan di prodi Matematika ITB. “Mahasiswa Matematika lebih baik dari pada mahasiswa teknik!” gurau Yani di akhir kesempatan.

 

sumber foto: www.medcoenergi.com