Workshop Tutorial PAI-SPAI UPI 2013 Berlangsung Lancar

tutorial spai 2

Bandung, UPI

Program Tutorial Pendidikan Agama Islam – Seminar Pendidikan Agama Islam Mata Kuliah Dasar Umum Universitas Pendidikan Indonesia (PAI-SPAI MKDU UPI) telah melaksanakan kegiatan workshop dalam rangka mengupdate semua perangkat dan system dalam pelaksananan kegiatan Tutorial PAI-SPAI, Sabtu-Minggu, 24-25 Agustus 2013  di Pusat Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini (PP-PAUDNI) regional 1 Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Workshop dihadiri oleh dosen PAI-SPAI baik dari UPI pusat juga dari kampus daerah, Ketua Jurusan Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU) dan  unsur pengurus operasional dan alumni pengurus yang tergabung dalam dewan pertimbangan pengurus (DPT) tutorial PAI-SPAI UPI.

Rangkaian kegiatan workshop dibuka secara resmi oleh Pembantu Rektor UPI Bidang Akademik dan Hubungan Internasional, Prof. H. Furqan, MA, Ph.D. dalam sambutannya pembantu rektor menyambut gembira dengan dilaksanakannya kegiatan workshop tutorial PAI-SPAI, hal tersebut dikarenakan peran Tutorial PAI-SPAI saat ini semakin besar tantangan yang harus dihadapinya. Mengingat masalah bangsa khususnya masalah yang erat kaitannya dengan bidang pendidikan semakin komplek dan itu membutuhkan peran-peran pendidik yang tidak hanya cerdas secara intelektual namun juga cerdas secara emosional dan spiritual dan hal itu bisa dilakukan salah satunya dengan adanya tutorial PAI-SPAI UPI.

“Saya amat menyambut baik rangkaian kegiatan workshop Tutorial PAI-SPAI ini, mengingat tantangn zaman dan permasalahan yang dihadapai bangsa ini yang semakin hari semakin komplek, hal ini membutuhkan pemikiran khusus dari Bapak Ibu sekalian untuk mencari dan membuat model pendidikan yang tidak hanya membuat peserta didik cerdas secara intelektual melainkan juga cerdas secara emosional, sosial dan spiritual”, ujar Prof. Furqan.

Sementara itu, ketua penyelenggara tutorial PAI-SPAI, Drs. Toto Suryana, M.Pd menyampaikan bahwa semakin hari tantangan kita semakin besar, tutorial bukan kitab suci yang tidak bisa diubah melainkan system yang dirancang sedinamis mungkin, sehinga itulah yang menjadi latarbelakang dilaksanakan kegiatan workhop tutorial tersebut.

Diungkapkan ia bahwa salah satu point ini dari kurikulum 2013 adalah berkaitan dengan bagaimana agar setiap mata pelajaran berkontribusi positif terhadap peningkatan keimanan, ketaqwaan dan akhlak mulia.

“Salah satu alasan dan latar belakang yang mendorong dilaksananakannya kegiatan workshop kali ini diantaranya tantangan kurikulum 2013 yakni model pembelajaran yang harus selalu berkontribusi positif terhadap peningkatan keimanan, ketaqwaan, dan akhlak mulia selain itu tutorial bukanlah kitab suci yang tidak bisa disentuh untuk dirubah, melainkan sebuah organisasi yang dirancang sedinamis mungkin, maka workshop ini dilaksanakan guna mengupdate system dan perangkat tutorial yang senantiasa adaptif dengan perkembangan zaman” tutur Toto.

Setidaknya ada 7 hal penting  yang menjadi topik pembahasan dalam agenda workshop tutorial kali ini yakni berkaitan dengan optimalisasi kualitas tutor, optimalisasi pelayanan peserta, optimalisasi binder, optimalisasi tutorial SPAI, optimalisasi bidang-bidang tutorial, optimalisasi pengurus tutorial dan optimaliasi tutorial kampus daerah. Semua topik diatas dibahas dalam bentuk Focus Group Discussion (FGD) berupa rapat komisi  yang dilaksanakan oleh dosen dan unsur pengurus tutorial kemudian disimpulkan dalam rapat pleno peserta workshop. (Robi Hikmat)

~ dilihat : 285 kali ~