Usai UAS, Mahasiswa UPI dapat Menikmati Pentas Sulap

1Bandung, UPI

Selesai menjalankan ujian akhir semester (UAS), mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia dapat menghibur diri dengan menonton pentas sulap bertema, “Magic of Indonesian Culture–Keajaiban Mahakarya Budaya Nusantara”, Jumat (5/7/2013) pukul 19.00–22.00 WIB, di Gedung Kebudayaan, Kampus UPI Jln. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung.

“Pentas kali ini merupakan perpaduan antara keindahan seni budaya Indonesia dan keajaiban yang terdapat pada seni sulap,” kata Henhen Rukmana, Divisi Humas Panitia Pentas Sulap, di Kampus UPI, Kamis (27/6/2013).

Pentas sulap gratis ini menampilkan Handson Fernand (The Mentalist); Ivan Auda (The Fakir); Shin Ikuzan (The Mentalist); Hisqie Furqoni (The Clasic); R. Friethasari (The Mentalist). Acara “Magic of Indonesian Culture” adalah salah satu acara pagelaran yang mengundang  9 Unit Kegiatan Mahasiswa untuk mempertunjukkan pagelaran seni yang dihadirkan selama 9 bulan berturut-turut.

Menurut Henhen, sulap merupakan sebuah seni pertunjukan yang menjadi warna baru dalam dunia hiburan di Indonesia. Karakteristiknya yang unik, menarik dan kompleks, memberikan prestise trsendiri bagi mahaseni ini. Unik dan menarik karena seni sulap memberikan sajian pertunjukan yang mampu membuat penonton berdecak kagum, terheran-heran dan terkesima dengan keajaiban yang disajikan saat pertunjukannya.

“Pertunjukan ini juga kompleks, karena merupakan mahaseni yang tidak berdiri sendiri, namun berdampingan dengan beragam seni lainnya, sehingga mampu memberikan sajian pertunjukan yang sempurna,” ujar Henhen.

Konsekuensinya, tak jarang masyarakat yang beranggapan bahwa seni sulap identik dengan hal hal yang berbau sihir, mistik, klenik atau supranatural. “Inilah barangkali asumsi masyarakat yang perlu diluruskan oleh para “pekerja misteri” yang berkiprah dalam seni ini, agar seni sulap kembali pada hakikatnya, yakni sebagai bagian dari dunia hiburan bagi masyarakat,” kata Henhen.

Magic of Indonesian Culture merupakan pertunjukan yang memadukan seni sulap dengan beragam kesenian tradisional khas Indonesia. Pagelaran ini memilki tujuan di samping menyajikan inovasi berupa perpaduan seni sulap dengan kesenian tradisional Indonesia, juga mengenalkan dan melestarikan warisan budaya bangsa kepada masyarakat luas. (WAS)