UPI Rencanakan Membangun Ketahanan Budaya Di 6 Provinsi

kemenkraf 1Bandung, UPI

Universitas Pendidikan Indonesia diwakili oleh tim yang dipimpin oleh Pembantu Rektor UPI Bidang Kerjasama dan Kemitraan, melaksanakan audiensi dan pembahasan kerjasama  dengan Dirjen Ekonomi Kreatif Berbasis Seni dan Budaya, Kamis tanggal 23 Mei 2013 di kantor Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Pada kesempatan tersebut, tim dari UPI Dr. Yadi Ruyadi, M.Si., Dr. Uyu Wahyudin, M.Pd, Dr. Yudi Hendrayana, M.Kes., Dr. Phil. Yadi Sukmayadi, Dr. Vanessa Gaffar, SE. Ak,, Drs. Bandi Sobandi, M.Pd. dan Dra. Arciana Damayanti, M.M., memaparkan rencana program yang akan diimplementasikan dalam kerjasama antara UPI  dan Kemenpar Ekraf.

Dirjen Ekonomi Kreatif Berbasis Seni dan Budaya (EKSB) Prof. Dr. H. M Ahman Sya mengemukakan bahwa saat ini Kemenparekraf membangun sinergisme dengan PTN untuk meningkatkan keterlibatan partisipasi publik dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Pada kesempatan tersebut beliau berharap bahwa UPI dapat mendukung program Kemenparekraf pada tahun 2013-2014 di antaranya, membangun Ketahanan Budaya berbasis Ekonomi Kreatif di Daerah Perbatasan khususnya di 6 Provinsi (Kepulauan Riau, Sulawesi Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, NTT, Papua) di seluruh Indonesia dalam kurun waktu 2 tahun. Bentuk kegiatan sesuai dengan tupoksi Direktorat Ekonomi Kreatif Berbasis Seni dan Budaya yaitu seni pertunjukkan dan industri musik, seni rupa dan kriya, industri perfilman  berupa FGD, seminar, workshop, pelatihan, pendampingan, pertunjukkan/eksibisi, nonton bareng, dll.; serta menciptakan ruang-ruang kreatif di seluruh provinsi di Indonesia.kemenkraf 2

Prof. Dr. Dadang Sunendar, M.Hum menyampaikan apresisasi kepada Dirjen EKSB yang telah mempercayakan UPI untuk mendukung program di Kemenpar khususnya di Direktorat Jenderal EKSB dan dalam waktu dekat akan dilaksanakan penandatanganan Mou Antara Rektor dengan Menteri Pariwisata dan Ekraf, sebagai langkah awal kerjasama antara UPI dan Kemenpar Ekraf.

Dari paparan yang telah disampaikan, telah disepakati beberapa tahapan yang akan dilaksanakan pada tahun 2013 yaitu identifikasi potensi kebutuhan dan penyusunan program/kegiatan di 6 propinsi sasaran program yang akan disusun dalam sebuah makalah/proposal.

Pada hari yang sama, Dirjen EKSB beserta jajaran mengajak seluruh tim dari UPI untuk nonton bareng pemutaran perdana Film “Sang Kyai “ di Jakarta Theater bersama Wakil Presiden Budiono. Film yang menceritakan sejarah perjuangan bangsa Indonesia tersebut berkisah tentang perjalanan hidup pendiri NU, KH Hasyim Asyari yang juga pengasuh Ponpes Tebuireng Jombang, dalam membangkitkan semangat juang. KH Hasyim Asya’ari diperankan oleh aktor senior Ikranegara, dan Nyai Masruroh istri KH Hasyim diperankan oleh Christine Hakim. Aktor lainnya adalah Agus Kuncoro (KH Wahid Hasyim), Adipati Dolken (Harun) dan Dimas Aditya (Husyein) yang juga hadir saat penayangan perdana film tersebut. (Arciana D)

~ dilihat : 346 kali ~