UPI Kembangkan Desa Industri Mandiri di Ciamis

8Bandung, UPI

Direktorat Jenderal Industri Kecil dan Menengah bekerjasama dengan Universitas Pendidikan Indonesia menyelenggarakan sosialisasi pelaksanaan program Desa Industri Mandiri (DIM) berbasis Bioteknologi di Wilayah Priangan Timur, Sabtu (12/10/2013) di Kantor BP3K Kecamatan Cikoneng Ciamis, Jawa Barat.

Program desa industri mandiri berbasis bioteknologi ini dimaksudkan untuk mendorong tingkat kesejahteraan masyarakat khususnya yang ada di pedesaan. Di sisi lain, masih banyak potensi desa yang belum kembangkan secara optimal, rendahnya kualitas sumberdaya manusia di pedesaan, rendahnya aksesibilitas masyarakat pedesaan dalam memperoleh pelayanan dasar untuk mengembangkan usaha ekonomi.

Dengan dikembangkannya Bioteknologi di desa ini bisa merubah pola pikir masyarakat dalam mengembangkan usahanya, karena watak masyarakat desa ini tidak mau maju, mereka lebih memilih untuk berusaha di desa. Oleh karena itu, dengan adanya Bioteknologi, masyarakat akan terbantu dalam mengembangkan usahanya sehingga akan tercipta desa yang mandiri”, ungkap Prof. Dr. E. Aminudin Aziz, M.A., saat meninjau lokasi yang akan dijadikan desa industri mandiri.

21Menurut Pembantu Rektor UPI Bidang Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan ini, program DIM ini merupakan program yang dirancang oleh Kemenperin yang  dimaksudkan untuk mendorong tingkat kesejahteraan masyarakat di pedesaan di seluruh Indonesia. sementara untuk di wilayah Jawa Barat, DIM berbasis Bioteknologi ini akan dicoba di 11 desa yang ada di wilayah priangan timur, seperti Ciamis, Tasikmalaya, Banjar, dan Garut. Untuk program DIM ini, pemerintah pusat menganggarkan dan mengirim tim ahli, dalam rangka membuat rumah produksi awal dan juga inkubator.

UPI sangat mendukung program ini, dan bertekad untuk membangun kesejahteraan ekonomi masyarakat yang mandiri. Oleh karena itu, peran UPI sebagai universitas yang mempunyai sumberdaya manusia yang relevan dengan bidang pengembangan dan penelitian ini bisa mendorong dan menciptakan desa yang mandiri”, kata Prof. Aminuddin.

Ia berharap, melalui pengembangan Bioteknologi ini, hasil dari peternakan, perikanan serta pertanian dapat berkembang dengan baik, tak hanya itu, diharapkan tumbuh potensi alam  yang lain sehingga dapat menjadi industri – industri yang mandiri. (Deny)

~ dilihat : 498 kali ~