UPI Kehilangan Salah Satu Putra Terbaik

Bandung, UPI

Memasuki awal tahun baru 2014, awan duka menggelayuti kampus Bumi Siliwangi. Kali ini, UPI harus merelakan kepergian salah seorang putra terbaiknya, Drs. Karna Yudibrata. Mantan Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan UPI yang lahir di Rancah, Ciamis, 78 tahun yang lalu itu, terkenal sebagai sosok yang penuh dedikasi tingi dalam memajukan UPI. Di tangannya nama UPI harum melejit di kancah nasional dan internasional melalui misi seni yang dikembangkannya secara intensif dengan KABUMI.
Drs. Karna Yudibrata meninggal pada Kamis (2/01), sekitar pukul 06.30 WIB, akibat sakit yang dideritanya dalam beberapa tahun terakhir. Jenazah kini masih disemayamkan di rumah duka, Komplek Bumi Sariwangi, Parongpong, Kab. Bandung Barat. Suami dari Dra. Hj. Iceu Sutari,M.Pd. ini meninggalkan 3 orang putra dan putri. Rencananya jenazah akaan dimakamkan di Pemakaman Keluarga Cibarunay, Kota Bandung, selepas Dzuhur.
Suasana rumah duka sampai saat ini masih disesaki oleh para pelayat yang ingin bertakziah menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga almarhum. Para pejabat UPI dan tokoh-tokoh Sunda hadir menyesaki rumah duka. Dalam kesempatan itu, menantu almarhum, Dr. Dedi Rohendi, M.T., atas nama keluarga menyampaikan permohonan maaf dan ucapan terima kasih kepada seluruh pelayat yang turut memberikan doa bagi almarhum. “Saya atas nama keluarga menyampaikan ucapan terima kasih atas doa yang diberikan kepada kami. Dan, mohon maafkan jika ada kesalahan dan kekhilafan yang diperbuat Bapak semasa hidupnya”, ungkapnya.
Dalam kesempatan terpisah, Rektor UPI, Prof. Dr. Sunaryo Kartadinata, M.Pd., menyampaikan ungkapan bela sungkawanya. “Atas nama civitas akademika UPI, saya menyampaikan bela sungkawa atas kepergian almarhum Bapak Karna Yudibrata, M.Pd. UPI Sangat kehilangan putra terbaiknya yang berjasa besar memajukan lembaga,” ungkapnya mengakhiri. (Andika Dutha/HUMAS)

~ dilihat : 267 kali ~