UPI Kampus Cibiru Selenggarakan Seminar Nasional dan Bedah Buku

1

Cibiru, UPI

KBK Bahasa Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Cibiru menyelenggarakan seminar nasional dan bedah buku dengan sukses, Kamis (21/2/2013). Acara ini dihadiri lebih dari 150 orang peserta dari kalangan mahasiswa, guru, dosen dan umum. Kegiatan seminar dan bedah buku yang diketuai Muhammad Ridho Maulana dibuka pukul 8:00 WIB dan selesai pada pukul 15:00 WIB.

Selain sukses dengan banyaknya peserta kegiatan ini dihadiri oleh beberapa orang nara sumber, selain dari dosen bahasa dari UPI Kampus Cibiru, seminar dan bedah buku ini dihadiri oleh pemateri dari luar UPI Kampus Cibiru yaitu Prof. Dr. Syihabuddin, M.Pd dan Prof. Dr. Yus Rusyana.

Menurut pembina kegiatan ini (Bpk. Yunus Abidin) menjelaskan bahwa seminar nasional dan bedah buku ini mengambil tema “Mewujudkan Pembelajaran Bahasa yang Harmonis, Bermutu, dan Bermartabat  di Sekolah Dasar  Menyongsong Kurikulum 2013”. Ketika ditanya tentang kenapa dilaksanakanya seminar dan bedah buku ini, serta tema yang diambil! beliau menjelaskan bahwa pendidikan di Indonesia saat ini sedang dihadapkan kepada situasi yang yang kurang menguntungkan. Minimalnya ada dua masalah utama yang dihadapi dunia pendidikan Indonesia saat ini. Masalah pertama berkenaan dengan rendahnya mutu proses dan hasil pendidikan yang ditandai oleh terpuruknya kualitas SDM Indonesia di bawah negara-negara tetangga berdasarkan hasil berbagai survei dan penelitian yang dilakukan oleh beberapa lembaga penelitian internasional.

Masalah kedua adalah masalah yang bertemali dengan karakter dan budaya bangsa. Masalah ini muncul ditandai dengan berbagai fenomena kehidupan masyarakat Indonesia yang menunjukkan semakin lemahnya karakter dan budaya bangsa yang selama ini diyakini telah mengakar dengan kuat.

Sehingga menurutnya bahwa Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan telah mencanangkan diberlakukannya Kurikulum 2013 yakni kurikulum berbasis sikap, keterampilan, dan pengetahuan dengan berlandaskan kepada pendidikan karakter. Tujuan utama pemberlakuan kurikulum ini tentu saja adalah untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil pendidikan dalam rangka mewujudkan generasi Indonesia emas pada tahun 2045.

Berdasarkan rancangan kurikulum 2013, ada sejumlah pergeseran besar paradigma dalam pembelajaran khususnya di sekolah dasar yakni diintegrasikannya mata pelajaran IPA dan IPS ke dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Sejalan dengan hal tersebut, pembelajaran di SD dilaksanakan dengan menggunakan model pembelajaran integrasi. Menyikapi hal tersebut, para guru dan calon guru perlu memahami konsep dan implementasi kurikulum 2013 lebih awal. Bertemali dengan kondisi tersebut seminar dan bedah buku ini dilaksanakan. (Dohirun)

~ dilihat : 570 kali ~