Universitas Twente Belanda Bekerja Sama dengan FPIPS UPI

2

Bandung, UPI

Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial mendapat kunjungan dari Universitas Twente Belanda. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut kunjungan Dekan FP IPS dan para Ketua Prodi IPS Pascasarjana  untuk membahas detail kerja sama pertukaran dosen dan riset bersama yang dilakukan November 2012.

University of Twente adalah sebuah universitas yang terletak di Enschede, Belanda. Universitas ini menawarkan penelitian dan program gelar dalam ilmu-ilmu sosial serta perilaku dan rekayasa. UT bekerja sama dengan Delft University of Technology dan Eindhoven University of Technology di bawah payung 3TU Federation, dan juga merupakan mitra dalam European Consortium of Innovative Universities (ECIU).1

Para tamu diterima Dr. Elly Malihah, M.Si. (Pembantu Dekan I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan), Prof. Dr. Gurniwan Kamil (Pembantu Dekan II Bidang SDM dan Keuangan), Prof. Dr. Darsiharjo (Kaprodi SPIG), Dr. Siti Kokom (Kaprodi Sosiologi), Dr. Agus Mulyana (Dosen Jurusan Pendidikan Sejarah), Prof. Dr. Dadang Supardan (Ketua Jurusan Pendidikan Sejarah), Dr. Nana (Kaprodi IPS), Dr. Ridwan Effendi (Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi). Dr. Epon Ningrum (Ketua Jurusan Pendidikan Geografi). Saeful M.Pd. (Ketua Jurusan PKN). Agus sudono, M.M. (Kaprodi Manajemen Industri Katering), Hp. Dyah Sertyorini M.M. (Kaprodi Manajemen pemasaran Pariwisata), Fitri Rahmafitria M.Si (Kaprodi Manajemen Resort dan Leisure).

Prof. Dr. Karim, Suryadi M.Si Dekan FPIPS menyatakan, kehadiran Tom Loran sebagai Koordinator Internasionalisasi  Geo-Informasi Fakultas Manajemen Pendidikan Education Biro Hengelosestraat 99 7514 AE Enschede Belanda memiliki arti penting bagi FPIPS.  Pertemuan ini menegaskan keseriusan universitas Belanda untuk bekerja sama dengan UPI. Karena, mereka memiliki pengalaman yang bagus telah bekerja sama dengan perguruan tinggi terkemuka di Indonesia.

Kedua terdapat isu dan masalah aktual yang menarik perhatian para dosen dan peneliti di kedua universitas, sehingga komunikasi akademik dipersatukan oleh kebutuhan untuk saling berbagi pengalaman terbaik.  Isu yang dimaksud salah satunya adalah penataan wilayah, infrastruktur, pemanfaatan potensi pariwisata, dan penanggulangan dampak pertumbuhan kota.

Tom Loran menyampaikan, kerja sama dengan FPIPS UPI bisa dilakukan terkait dengan Ilmu Perilaku, pengembangan kurikulum, sertifikasi, dan banyak juga program lain yang bisa ditindaklanjuti. Apalagi memang tersedia banyak peluang untuk menerima banyak orang di Universitas Twente yang memiliki website www.utwente.nl.en dan www.itc.nl dan mengusung jargon “Space for Global Development.3

Ia menambahkan bahwa program doktor bisa dilakukan oleh para dosen FPIPS. Yang terpenting adalah, mereka  mencari pendanaan untuk studi selama empat tahun bisa dari Dikti dan juga sumber dana yang lainya.  Kemudian setelah itu harus mencari promotor yang akan menyetujui subjek yang akan diteliti.

Bentuk kerja sama lain yang bisa dilakukan adalah program sandwich dan riset bersama.  Pertukaran staf dan mahasiswa pun dapat dilakukan. Pada saat ini mahasiswa luar negeri berjumlah 12.000 yang datang dari 71 negara. Mereka saat ini memiliki kurikulum yang luas, fleksibel dan relevan dengan pasar tenaga kerja.

“Oleh karenanya banyak mahasiswa asing yang menuntut ilmu di UT. Hampir semua program pascasarjana diajarkan dalam bahasa Inggris. Di universitas ini program kelas penelitian dunia, terutama dalam ilmu terapan, penekanannya pada nanoteknologi, teknologi proses, rekayasa, informasi dan teknologi komunikasi, dan ilmu biomedis,” kata Tom Loran.

Universitas ini juga memiliki track record yang kuat dalam manajemen dan ilmu perilaku.

Ia menjelaskan bahwa universitas yang didirikan pada tahun 1961 ini memiliki enam fakultas yaitu School of Management and Governance, Ilmu Perilaku, Teknik Elektro, Matematika dan Ilmu Komputer, Teknologi Rekayasa, Sains dan Teknologi, Fakultas Geo-informasi Observation Ilmu dan Bumi.

Terdapat program sarjana dan program pascasarjana yang ada di universitas ini yaitu: Teknik dan Ilmu Teknik, Teknologi Terapan, Matematika Terapan, Fisika Terapan, Rekayasa Biomedis, Bisnis Teknologi Informasi, Teknik Kimia, Teknik Sipil dan Manajemen, Teknologi Kreatif, Ilmu komputer, Teknik Elektro, Embeded Sistem, Lingkungan dan Manajemen Energi, Geoinformatics, Interaksi Human Media, Industri Desain Rekayasa, Teknik Industri dan Manajemen, Teknik Mesin, Mekatronika, Nanoteknologi, Teknologi Energi Berkelanjutan, Teknis Kedokteran, Telematika.

Selain itu ada pula program Bisnis dan ilmu sosial, seperti Administrasi Bisnis, Administrasi Bisnis Internasional, Teknik Industri dan Manajemen, Studi Eropa, Administrasi Publik, Manajemen Publik, Lingkungan dan Manajemen Energi, Ilmu Kesehatan.  Kemudian ada pula program Ilmu Perilaku, yang terdiri dari Ilmu Komunikasi, Pendidikan Sains dan Teknologi, Filsafat Ilmu, Teknologi dan Masyarakat, Psikologi,  Sistem Evaluasi Sosial dan Penelitian Survey.

Kadatangan Tom Loran disambut secara hangat dan secara akademik dibicarakan masalah teknis dalam melakukan hubungan kerjasama oleh para ketua program studi dan jurusan agar dapat direalisasikan dalam waktu dekat ini.  Tentunya hal ini sejalan dengan upaya internasionalisasi pendidikan yang dilakukan oleh UPI. (Dewi Turgarini)