UI Ternyata Mempunyai Asuransi Untuk Mahasiswa Loh..

Indeks Berita


UI Ternyata Mempunyai Asuransi Untuk Mahasiswa Loh..

Posted by humas-ui on 2013-10-21 10:22:16

Mahasiswa UI dalam menjalankan aktivitas kesehariannya pasti mempunyai resiko mengalami peristiwa tak terduga seperti kecelakaan yang pada akhirnya dapat mengganggu aktivitas perkuliahan mahasiswa tersebut secara keseluruhan. UI sebagai sebuah institusi sebenarnya telah mempunyai standar prosedur dalam menangani permasalahan keselamatan dan keamanan di UI, salah satunya dengan adanya pengadaan asuransi kecelakaan bagi setiap mahasiswa di UI. Kecelakaan yang ditanggung adalah kecelakaan yang terjadi dalam lingkup kegiatan akademis baik yang terjadi di dalam UI ataupun diluar UI, namun masih dalam cakupan negara Republik Indonesia. Jumlah uang santunan yang dapat diklaim (batas maksimal) untuk meninggal dunia sebesar Rp 7,5 juta, cacat sebesar Rp 10 juta, dan perawatan/pengobatan sebesar Rp 5 juta. Asuransi ini merupakan kerjasama UI dengan Asuransi Jasa Rahardja Putra.

Menurut Rahman Ramadhan, perwakilan dari Direktorat Kemahasiswaan UI, klaim uang santunan ini tidak mempunyai batas waktu. “Dalam artian, walaupun kejadiannya sudah lama, pihak yang bersangkutan atau keluarga masih dapat melakukan prosedur klaim, kapan saja,” ujarnya. Proses untuk melakukan klaim ini sebenarnya cukup sederhana, ” Yang penting adalah mengurus surat pengantar dari pihak UI dan selanjutnya masing-masing pemohon dapat mengurus klaim ke pihak Jasa Rahardja Putra di cabang terdekat dengan lokasi tempat tinggal pemohon, dimana saja,”ujarnya. Untuk mengurus surat pengantar ini, pihak keluarga atau individu yang bersangkutan dapat langsung datang ke Direktorat Kemahasiswaan di Rektorat UI Depok atau Mahalum di masing-masing fakultas dengan membawa kelengkapan persyaratan yang dibutuhkan. “Biasanya dari Mahalum nanti akan direkomendasikan ke pihak Direktorat Kemahasiswaan, tapi juga bisa langsung ke Kemahasiswaan, sama saja.”

Persyaratan utama yang harus dibawa adalah kuitansi asli biaya perawatan dari dokter atau rumah sakit yang merawat dan surat keterangan kecelakaan dari polisi. Untuk kondisi meninggal, ada tambahan persyaratan surat visum dari rumah sakit dan surat keterangan kematian. Untuk persyaratan lengkapnya pemohon dapat langsung menghubungi Direktorat Kemahasiswaan UI. Untuk besaran uang santunan sendiri tidak akan sama di setiap kasus, “Itu tergantung situasi kondisi yang terjadi pada setiap kasus kecelakaan,” jelasnya. Dalam hal asuransi ini, sebenarnya UI hanya membantu dalam dua hal, yaitu dalam membuat surat pengantar untuk pihak Jasa Rahardja dan membayarkan iuran asuransi mahasiswa UI. “Dalam setahun hitungannya setiap mahasiswa membayarkan Rp 5.000 per orang, dan dana itu diambil dari dana pendidikan yang dibayarkan oleh mahasiswa ke UI,” jelasnya.
Rahman mengakui bahwa masih banyak mahasiswa UI yang belum mengetahui keberadaan asuransi ini. “Mestinya sosialisasi keberadaan asuransi ini dilakukan pada saat penerimaan mahasiswa baru, sehingga keberadaan adanya asuransi ini dapat diketahui oleh lebih banyak orang,” ujarnya. Selama ini pihak Direktorat Kemahasiswaan sendiri baru melakukan sosialisasi tata cara asuransi ini melalui buku saku mahasiswa yang dibagikan di awal ketika mahasiswa masuk. “Mungkin kedepannya kami akan lebih mensosialisasikan lagi keberadaan program asuransi ini, entah dari media sosial ataupun melalui acara-acara penerimaan mahasiswa baru sehingga keberadaan asuransi ini sendiri dapat lebih bermanfaat lagi buat banyak orang,” tutupnya. (WND)

~ dilihat : 351 kali ~