UI Beri Gelar “Adjunct Professor” kepada Mureo Kasahara

prof mureo

Universitas Indonesia melalui Fakultas Kedokteran (FK) kembali memberikan gelar adjunct professor. Kali ini gelar tersebut diberikan kepada pakar transplantasi hati dari Jepang, yaitu dr. Med. Mureo Kasahara, MD, Ph.D pada Rabu (10/8/2016) di Ruang Senat Akademik FK, Kampus UI Salemba.

Prof. Mureo merupakan seorang Direktur Pusat Transplantasi Hati National Center for Child Health and Development (NCCHD) yang dianggap telah memberikan banyak kontribusi kepada FKUI, khususnya di Departemen Medik Ilmu Bedah FKUI-RSCM.

Kontribusi tersebut berupa bimbingan dan transfer knowledge dalam bidang transplantasi hati pada kepada seluruh staf pengajar dan peserta pendidikan spesialis Divisi Ilmu Bedah Anak FKUI-RSCM.

“Dulu kami kesulitan untuk melakukan operasi pada anak-anak yang mengalami kekurangan gizi dan berat badan. Risikonya terlalu besar,” ujar

Prof. Moreo mempunyai kemampuan melakukan operasi transplantasi hati pada anak-anak dengan berat di bawah 5-10 Kg dengan hasil yang detail dan rapi. Kemampuan ini menjadi ilmu yang sangat berharga untuk ditularkan kepada dokter-dokter spesialis di seluruh Indonesia.

Alasan inilah yang membuat Prof. Moreo mendapatkan gelar adjunct professor karena dianggap  sebagai salah seorang akademisi asing yang memiliki peranan penting dalam kemajuan dunia pendidikan dan penelitian kesehatan di Indonesia.

Proses transfer ilmu ini adalah bagian dari Kerjasama FKUI-RSCM dan NCCHD Jepang yang menjadi bagian dari proses pelayanan di UI. Kedepannya FK UI tetap akan melakukan proses kerja sama dalam hal transfer ilmu dengan berbagai institusi-institusi kesehatan di dunia.

Adjunct Professor merupakan gelar kehormatan bagi seseorang dari institusi luar negeri yang memiliki keahlian dalam bidang pendidikan dan penelitian kesehatan ataupun kedokteran, dan bersedia membagikan ilmu serta pengetahuan tersebut untuk Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Penulis : Wanda Ayu


~ dilihat : 21 kali ~