Tri Prisma Jayanti, Juara 2 Kejuaraan Nasional Catur ke-43

Jakarta, UPI1

Kejuaraan Nasional Catur ke-43 tahun 2013 yang di ikuti 1.130 pecatur dari 32 provinsi di Indonesia berlangsung di Wisma Haji Pondok Gede Jakarta 29 Juni s.d. 7 Juli 2013 merupakan ajang yang sangat bergengsi. Terlihat, banyak peserta dari berbagai daerah di Indonesia mengirimkan atlet catur terbaiknya. Salah satunya adalah perwakilan dari Jawa Barat yang masih berstatus mahasiswa di Perguruan Tinggi Universitas Pendidikan Indonesia, Tri Prisma Jayanti mahasiswa jurusan Geografi.

Dengan naungan organisasi catur UKM PERCAMA UPI, Tri Prisma Jayanti mendapat kebanggaan tersendiri dapat menjadi perwakilan dari Jawa Barat dan membawa nama baik Universitas Pendidikan Indonesia pula. Berbekal segudang pengalaman dari berbagai kejuaraan yang telah di ikutnya, Tri Prisma Jayanti tidak menyia-nyiakan kesempatan yang telah diberikannya dalam ajang Kejurnas yang sangat bergengsi dan hanya diadakan satu tahun sekali. Kesempatan itu tidak akan datang dua kali. Maka dari itu, sebelum kejuaraan dimulai UKM PERCAMA bersama Tri Prisma Jayanti melakukan latihan rutin di sekre UKM PERCAMA UPI.

Kejurnas Catur tahun 2013 menyediakan hadiah total sekitar 202 juta rupiah mempertandingkan tiga nomor catur yakni standar, catur cepat dan catur kilat untuk 28 katagori mulai dari open, yunior putra-putri hingga veteran. Tri Prisma Jayanti masuk dalam kategori nomor cepat senior putri yang diikuti oleh 28 peserta putri.

Tampak dari rating setiap peserta sangatlah ketat. Persaingan memperebutkan kursi satu sangatlah sukar. Kedudukan Tri Prisma Jayanti menempati posisi ke-7 dengan rating 2038, sedangkan rating tertinggi atas nama Norasa Verdiana dengan rating 2139 dan posisi dua Felica Trenseno dengan rating 2102.

Akan tetapi dalam suatu kompetisi, proseslah yang menetukan kemenangan. Pertandingan untuk kelas nomor catur standar ada 9 babak yang harus dilalui oleh para atlet. Siapa yang terus menambah poin di setiap babaknya maka ia akan menjadi pemenangnya. Termasuk Tri Prisma Jayanti. Meski dilihat dari rating kesempatan sangat sedikit masuk 3 besar, akan tetapi karena modal keyakinan dan usaha selama ini akhirnya ia dapat membawa nama baik Jawa Barat dan Universitas Pendidikan Indonesia dengan meraih Juara 2 di Kejuaraan Nasional Catur ke-43.

Kita harapkan dari Kejuaraan Nasional Catur setiap tahunnya akan muncul atlet-atlet yang dapat bertahan dengan proses pembelajaran dan tindakan dengan terus mengikuti berbagai kejuaraan agar kemampuannya terus meningkat. Pengalaman adalah guru berharga. Begitulah yang tercermin dari sosok Tri Prisma Jayanti. (*urtl*)