Tiga Mahasiswa Ilkom Presentasikan Perpustakaan Virtual di Jepang

tiga mahasiswa

Bandung, UPI

Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FPMIPA) UPI akan mengirimkan delegasi dalam symposium internasional The 7th International Symposium on Advances in Technology Education (ISATE) 24 – 27 September 2013 di Nara, Jepang.

Symposium yang bertema “Engineering Education for Technological –Globalization, Collaboration, and Succession” merupakan program yang dirancang oleh Institute of Nasional Colleges of Technology, Japan. Tema tersebut menjadi berkesinambungan dengan UPI dalam kaitannya dengan bidang pendidikan. Selain symposium, dalam pelaksanaan ISATE akan diadakan campus tour serta Excursion atau tamasya yang bertempat di Balai Penelitian Benda Budaya Nasional.

FPMIPA UPI mengirimkan tiga mahasiswa Program Studi Pendidikan Ilmu Komputer untuk mempresentasikan poster penelitian dalam kegiatan ISATE tersebut, diantaranya Aan Agustan (1206000); Fikri Yandi Kurniawan (1205999); R. Chandra. Nh (1206004), dan Jajang Kusnendar, M.T sebagai dosen pembimbing. Namun pembuatan paper tidak terlepas dari arahan dan bimbingan dosen yang ada di prodi Ilmu Komputer.

Ketiga mahasiswa tersebut akan mempresentasikan poster penelitian yang telah dinyatakan lolos oleh panitia dari ISATE 2013 yang di ketuai oleh Kazuki Hiro. Judul poster penelitian tersebut adalah “Smart Phone Based Education With Aplication EEL (Everytime, Every Where Library)” yang membahas tentang perpustakaan virtual yang di akses melalui smart phone, dimana tujuannya untuk melestarikan perpustakaan serta meningkatkan minat baca siswa dimulai dari tingkat dasar sampai dengan perkuliahan, yang menekan sisi negatif dari penggunaan smart phone.

Monumen Kuno

Kota Nara adalah ibu kota pertama di Jepang lebih dari 1.300 tahun yang lalu. Keharmonisan alam, manusia dan teknologi tetap hidup di Nara. ISATE 2013 akan memberikan kesempatan untuk berpartisipasi dalam tur satu hari ke daerah Nara sebagai program perpanjangan simposium. Tur ini dijadwalkan dari sekitar 9:00-16:30 pada tanggal 27 September. Sebuah bus carteran akan membawa mahasiswa ke kuil Horyu-ji dan Balai Penelitian Benda Budaya Nasional Nara.

Candi Horyu-ji yang dikenal luas sebagai salah satu konstruksi kayu tertua, dan telah ditetapkan sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO. Selain itu, Nara National Research Institute untuk keperluan kebudayaan merupakan sebuah organisasi berkomitmen untuk penelitian komprehensif tentang warisan budaya kuno. Penjelasan oleh peneliti di lembaga ini akan memungkinkan kita untuk mengetahui informasi spesifik tentang berbagai pendekatan mereka. (Deny)

~ dilihat : 283 kali ~