Sulawesi Tenggara Gandeng UGM, Kagama dan DIY

Sulawesi Tenggara Gandeng UGM, Kagama dan DIY

2013-02-21 12:58:40

Sulawesi Tenggara Gandeng UGM, Kagama dan DIY YOGYAKARTA – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menjalin kerjasama dengan tiga pihak sekaligus, Pemerintah Provinsi DIY, Universitas Gadjah Mada dan Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama). Bentuk kerjasama meliputi bidang pembangunan daerah dengan menggandeng Pemrov DIY dan Kagama, sedangkan dengan UGM kerjasama di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Rektor UGM Prof. Dr. Pratikno, M.Soc., Sc., mengatakan kerjasama dengan pemprov Sulawesi Tenggara diharapkan menjadi langkah strategis bagi UGM untuk mendukung pembangunan di wilayah Indonesia bagian timur. Menurutnya hal itu sesuai dengan mandat dari pendirian dari UGM. “Sebagai universtas nasional, UGM tetap mempertahankan mahasiswanya, staf, serta kegiatan penelitian dan pengabdian ke seluruh wilayah Indonesia,” kata Pratikno usai menandatangai nota kesepahaman kerjasama dengan Gubernur Sulawesi Tenggara, Nur Alam, di kantor Kepatihan Yogyakarta, Kamis (21/2). Disaksikan Gubernur DIY sekaligus Ketua Umum pengurus pusat Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA), Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan kerjasama antar pemerintah daerah di era otonomi semakin dibutuhkan. Pasalnya pembangunan daerah tidak cukup menggantungkan uluran tangan pemerintah pusat namun juga butuh dukungan dan jaringan kerjasama antar daerah. “Otonomi adalah persoalan bersama daerah, harus berpikir bersama dengan mengedepankan toleransi,” katanya.

Menindaklanjuti kesepahaman kerjasama sharing sumberdaya, Sri Sultan mengusulkan segera dibentuk joint committe antar pemda yang melibatkan perwakilan kelompok masyarakat. “Kerjasama bukan hanya antar pemerintah tapi juga antar masyarakat untuk bidang infrastruktur tertentu,” tegasnya.

Gubernur Sulawesi Tenggara, Nur Alam, mengatakan untuk mempercepat realisasi kerjasama dengan tiga lembaga ini, pihaknya akan mendirikan kantor kesekretariatan bersama di Kendari. Tidak hanya itu, Nur Alam memaparkan pemerintah Provinsi bahkan siap membantu penyelenggaraan Musyawarah Nasional ke-12 Keluarga Alumni Universita Gadjah Mada (Kagama) yang akan berlangsung di Kota kendari pada 2014 mendatang. Untuk mensukseskan pertemuan pengurus alumni seluruh Indonesia tersebut, pemerintah Sulawesi Tenggara tengah membangun hotel guna menampung peserta munas. “Kita akan membantu separoh pendanaan acara nasional tersebut agar bisa terselenggara dengan baik,” kata Nur Alam.

Seperti diketahui, kota kendari menjadi tempat penyelenggaraan kegiatan Munas Kagama ke-12. Dalam kegiatan tersebut akan mendengarkan laporan pertanggungjawaban pengurus pusat yang diketuai Sri Sultan Hamengku Buwono X. Selanjutnya akan dipilih ketua umum yang baru untuk periode 2014-2019. (Humas UGM/Gusti Grehenson)

  • Komunikasi Pembangunan Tidak Harus Mengadopsi Teori Barat
  • Analisis Produktivitas, Finansial, dan Ekonomi Kakao Hutan di Sulawesi Tenggara
  • Sri Sultan HB X Lantik Walikota Yogya Jadi Pengurus Kagama
  • Penyakit Busuk Pangkal Batang Lada Ancam Pertanian di Sulawesi Tenggara
  • 24-25 Juli, Kagama Gelar Munas XI
  • Sri Sultan Terpilih sebagai Ketua Umum Kagama 2009-2014
  • KAGAMA Sumbang Pemikiran tentang Kesejahteraan Bangsa

~ dilihat : 478 kali ~