"Si Pitung" UNJ Berlaga di Shell Eco Marathon Asia 2014

Humas UNJ, 06-09/02/2014. Shell Eco Marathon adalah kompetisi tahunan tingkat dunia yang diseleggarakan oleh Shell yang menantang mahasiswa untuk mendesign, membangun dan menguji kendaraan yang menggunakan energi paling sedikit dan dapat menempuh jarak terjauh, dan di tahun 2014 ini Shell Eco Marathon Asia diselenggarakan pada tanggal 6-9 Februari 2014 di Luneta Park, Manila, Filipina yang diikuti 158 team dari 17 negara se-Asia.

Universitas Negeri Jakarta yang menurunkan satu team yaitu Batavia Generation Team yang merupakan satu dari empat Prototype Gasoline yang mewakili Indonesia, dengan mobilnya yang bernama “Si Pitung”. “Si Pitung” merupakan kendaraan futuristik tiga roda yang berbentuk  aerodinamis. “Si Pitung” yang berbahan bakar bensin oktan 95 ini menggunakan mesin 100cc 4 stroke yang sangat efisien, dengan rangka alumunium yang ringan namun kuat serta menggunakan body dari material fiber composite, sehingga bobot mobil ini hanya 50 kg, dan keunggulan efisiensi “Si Pitung” terletak pada fitur Stop and Go System yang meningkatkan efisiensi mesin sampai 40%.

Batavia Generaton Team UNJ terdiri dari 13 mahasiswa dan satu dosen pembimbing, dan semua anggota ini dari Jurusan Teknik Mesin, Raden Engineu Dwi sebagai Ketua team dan anggotanya adalah Hafidz Salafuddin, Eko Deny Saputro, Manarul Hidayah, Faqihuddin Abdullah, Muhammad Akbar Wiguna, Delly Ariansyah, Ibnu Sofian Sanusi, Ipnu Maula Syakur, Rian Setiawan, Ahmad Jauhary, Chairunnisa Rachmanindya, Zelvia Monica dan Dosen Pembimbing Catur Setyawan Kusumohadi, Ph.D.

Batavia Generation Team mendapat dukungan dan bantuan Akomodasi dari Ikatan Alumni Universitas Negeri Jakarta melalui Ketua Umum Dr. Taufik Yudi Mulyanto, M.Pd dan Sekretaris Umum Dr. Muchlas Suseno, serta team juga mendapat bantuan dari Ikatan Alumni Pasca Sarjana yaitu Jenderal TNI (Purn) Dr. H. Wiranto, SH. 

Sebelum turun ke sirkuit, “Si Pitung” harus melalui 10 technical inspection oleh pihak technical team dari shell pusat Belanda, mulai dari dimensi, berat, rem, safety belt, visibilitas, radius belok, design check, bahan bakar, Electrical, dan test klakson. Inspeksi ini berguna untuk keselamatan driver saat race di track, tidak semua mobil yang mengikuti perlombaan lolos inspeksi, dan  akhirnya “Si Pitung” lolos dan berhak turun ke sirkuit, “Si Pitung” melakukan race sebanyak dua kali tetapi hingga akhir perlombaan “Si Pitung” belum bisa berhasil meraih nilai yang maksimal, dan yang memenangkan di kelas prototype gasoline dari team Thailand.

Meski belum mendapat hasil yang maksimal Batavia Generation Team telah berjuang membawa nama baik UNJ dan Indonesia di kancah Internasional. Semoga ditahun selanjutnya Batavia Generation Team bisa meraih sukses dan menjadi pioneer kendaraan yang hemat energi dan ramah lingkungan. (es)

Share this

~ dilihat : 339 kali ~