Rumbel BEM UI: Belajar, Berbagi, Menginspirasi

Indeks Berita


Rumbel BEM UI: Belajar, Berbagi, Menginspirasi

Posted by humas-ui on 2013-08-01 08:47:04

Rumah Belajar (Rumbel) merupakan salah satu program kerja Departemen Sosial Kemasyarakatan Badan Eksekutif Mahasiswa UI (BEM UI) yang bergerak dibidang pendidikan. Kegiatan Rumbel sendiri dilaksanakan secara rutin setiap hari Sabtu pukul 10:00 – 16:00 bertempat di Pusat Kesehatan Mahasiswa (PKM) Lantai 2. Rumbel menyediakan dua program dalam kegiatannya, yang pertama adalah bimbingan belajar gratis untuk tingkat SD dan SMP serta program belajar kesetaraan yaitu paket B (setara SMP) & paket C (setara SMU). Visi dari program ini adalah agar masyarakat umum, khususnya masyarakat sekitar UI dan Depok, dapat mengakses pendidikan tambahan secara gratis serta dapat memberdayakan anak-anak disekitar wilayah UI dan Depok untuk menjadi lebih baik.

Bila seseorang ingin mendaftar menjadi peserta Rumbel, ia tidak perlu mendaftar, cukup datang saja ke kegiatan kelas pada hari Sabtu, kecuali untuk program paket belajar. Program paket belajar hanya dapat diikuti oleh siswa yang sudah 3 tahun atau lebih tidak bersekolah . Program paket belajar Rumbel sendiri bekerjasama dengan Sekolah Anak Jalanan Masjid Terminal (Master) Depok. Menurut Wahyu Seto Aji (koordinator kurikulum Rumbel 2012-2013) hal ini dilakukan karena Rumbel sendiri belum berbentuk badan hukum, sehingga bila Rumbel mengadakan paket belajar kesetaraan secara mandiri, maka hasil kesetaraannya tidak akan diakui oleh Dikti.
Animo masyarakat terhadap Rumbel ini sangatlah tinggi. “Ini terbukti dengan kekonsistenan jumlah murid dan peserta didik yang ada”, tutur Seto . Justru kesulitan muncul dari hal lain, “Kesulitan utama kami justru adalah ketidakonsistenan jumlah pengajar yang ada, padahal jumlah murid yang kami ajar kurang lebih 120 murid di tiap angkatan dengan kapasitas masing-masing kelas sejumlah 25 murid,”keluhnya. Tim Rumbel sendiri terdiri dari tenaga pendidik dan tenaga panitia yang memiliki pembagian kerja yang berbeda diantara keduanya. Namun, untuk mengatasi masalah tenaga pengajar yang kurang, maka tenaga panitia juga difungsikan sebagai tenaga pengajar darurat yang bisa diturunkan jikalau memang benar-benar tidak ada lagi tenaga pengajar yang bisa difungsikan.
Kegiatan Rumbel sendiri tidak hanya berkutat pada kegiatan belajar mengajar semata, “Contohnya, di bulan puasa ini kami mengadakan buka puasa serta ngabuburit bareng antara tenaga pengajar, pendidik, dan siswa-siswa. Selain itu kami pada bulan Maret kemarin juga menyelenggarakan acara Pagelaran Bocah,” tambahnya. Pagelaran Bocah adalah rangkaian acara yang memberikan wadah bagi anak-anak untuk berkreasi dan berkarya melalui kegiatan seperti perlombaan, parade, pentas seni, dan kampung bermain. Kegiatan ini juga dimeriahkan oleh bazaar, seminar, serta pameran hasil karya siswa-siswi binaan Rumbel UI.
Dengan membawa tagline “Belajar, Berbagi, Menginspirasi” diharapkan kedepannya Rumbel dapat menjadi tempat belajar bagi siapapun. “Karena kami percaya bahwa setiap orang adalah guru dan setiap tempat adalah sekolah, karena itu diharapkan Rumbel dapat menjadi tempat berbagi untuk siapapun. Berbagi ilmu, keceriaan, hingga canda dan tawa. Yang kesemuanya itu tentu akan memberikan inspirasi kepada banyak pihak untuk bergerak bersama dalam membangun bangsa ini melalui jalur pendidikan”, tutupnya. (WND)