Prof Idrus melepas lima mahasiswa UPI ke Shizuoka University Jepang

Prof IdrusBandung, UPI

 Pembantu Rektor Bidang Keuangan, Sumber Daya dan Usaha (KSDU) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Prof. Dr. Idrus Affandi., S.H., M.Pd. melepas lima mahasiswa dan empat dosen UPI ke Shizuoka University Jepang, Rabu (27/11/2013) di Gedung Isola Kampus UPI Jl. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung, untuk mengikuti program pertukaran mahasiswa dan dosen.

Kegiatan pertukaran mahasiswa dan dosen ini merupakan tindak lanjut dari implementasi Memorandum of Understanding antara UPI dan Shizuoka University Jepang. Program kegiatan diawali dengan kedatangan mahasiswa dan dosen dari Shizuoka University ke UPI selama 2 minggu pada September 2013 yang lalu. Kegiatan yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa antara lain meliputi: memberikan kuliah kepada mahasiswa di UPI untuk dosen dan mahasiswa asal Shizuoka University dilakukan kegiatan praktik mengajar di LAB School UPI dan di SMP 5 Bandung.

Selanjutnya, delegasi mahasiswa dan dosen dari UPI akan bertolak ke Shizuoka University untuk mengikuti program yang sama pada tanggal 3 – 18 Desember 2013. Program kali ini bertajuk  “Let’s develop and practice education multicultural coexistences”. Mahasiswa dan dosen akan mengikuti perkuliahan di Shizuoka University serta melakukan praktik mengajar di Shimada Junior Highschool, yaitu Sekolah Menengah Tingkat Pertama yang dibina oleh Shizuoka University (Lab School). Topik perkuliahan dan pembelajaran adalah tentang kerberadaan kebudayaan majemuk (multicultural) dan bagaimana membangun kehidupan yang harmonis didalamnya.

Berkaitan dengan hal tersebut, Pembantu Rektor UPI Bidang KSDU, Prof. Dr. Idrus Affandi., S.H., M.Pd. menyampaikan sangat mendukung kegiatan ini, “Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menambah pengalaman dan wawasan untuk menjadi lebih maju dan berkembang. Di sana kita bisa mempelajari bagaimana cara peserta didik menghormati guru, kedisiplinan, nasionalisme, dan kesantunan dalam kehidupan keseharian. Kultur dan nilai-nilai Jepang sesungguhnya tidak jauh berbeda dengan kultur Sunda. Artinya, kita bisa mempelajari konsistensi menjalankan nilai dan kultur yang baik sehingga kita pun dapat menjadi semakin maju dan berkembang.”

Adapun, delegasi mahasiswa peserta program ini adalah Andi Aryan Subrianto (Pendidikan Bahasa Jepang, FPBS), Rian Budi Sari (Pendidikan Bahasa Jepang, FPBS), Rizki Muhammad Ramdhan (Pendidikan Sosiologi, FPIPS), Gelar Riksa Abdillah (Ilmu Pendidikan Agama Islam, FPIPS) dan Novia Anggraeni (Pendidikan Khusus, FIP). Delegasi dosen yang mengikuti program ini adalah Diani Risda, M.Ed selaku Koordinator Hubungan Internasional UPI-Jepang dan Negara Sekitarnya, Renariah, M.Hum (Sekretaris Jurusan Pendidikan Bahasa Jepang), Juju Juangsih, M.Pd  (Dosen Jurusan Pendidikan Bahasa Jepang), dan Heri Puspito Diyah Setiyorini, MM (Ketua Prodi Manajemen Pemasaran Pariwisata, FPIPS),

Semoga program ini menghasilkan manfaat yang baik, bagi civitas academica dan semakin mempererat kerjasama dan persaudaraan antarnegara di Asia, khususnya antara Indonesia dan Jepang. (Rimura)