Prodi IEKI Bersama Bank Syariah Sosialisasikan Ilmu Ekonomi Syariah

UPIBandung,UPI

Program Studi Ilmu Ekonomi dan Keuangan Islam (IEKI) FPEB UPI mengadakan seminar yang bekerjasama dengan Bank Indonesia wilayah Jawa Barat dan Banten, BNI Syariah dan BJB Syariah. Senin (15/2) di Auditorium FPEB Jln. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung.

Acara dibuka langsung oleh Dekan FPEB Dr. H. Edi Suryadi, M.Si. Narasumber yang mengisi acara ini adalah Dr. A. Jajang W. Mahri, M.Si., Dr. Arim Nasim, M.Si.,AK., BNI Syariah, BJB Syariah, dan BI wilayah Jawa Barat dan Banten. Peserta yang menghadiri acara ini terdiri dari 16 orang guru dan 72 orang mahasiswa Prodi Ilmu Ekonomi Keuangan Islam, yang diantaranya dihadiri pula oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Manajemen Perkantoran.

Sambutan dalam seminar disampaikan Dr. A. Jajang Wahri, M.Si selaku Ketua Prodi IEKI,  Dr. A. Jajang Wahri, M.Si menuturkan prihatin karena dalam kurikulum ekonomi belum ada konten mengenai IEKI (Ilmu Ekonomi dan Keuangan Islam). Diharapkan dengan menghadirkan para  guru dan para mahasiswa paradigma mengenai ekonomi Islam dapat disampaikan kepada yang lainnya. Terakhir Dr. A. Jajang Wahri, M.Si selain dua point sebelumnya, tujuan lain dari seminar ini adalah memperkenalkan prodi baru di FPEB yaitu IEKI. Rencana selanjutnya Prodi IEKI yang bekerja sama dengan bank-bank Syariah akan melakukan Road Show di Jawa Barat dalam rangka sosialisasi mengenai ilmu ekonomi dan keuangan Islam.

Salah satu peserta seminar dari prodi  IEKI, Yolla mengatakan, “Acara seminar ini sangat menarik, karena materi mengenai keuangan dan perbankan Islam merupakan kebutuhan bagi prodi ini. Acara ini juga sebagai pelengkap mata kuliah, jadi sebelum kita kembali ke perkuliahan, kita telah mempunyai bekal dari seminar ini.”

Ia berharap agar perbankan Islam di Indonesia bisa merubah perekonomian menjadi lebih baik lagi dan mengurangi kerugian perekonomian. “Semoga prodi IEKI lebih eksis lagi,” ujarnya tersenyum.

Ketua Prodi IEKI, Dr. A. Jajang Wahri, M.Si mengatakan “Acara ini merupakan literasi yang berfokus pada guru-guru dan mahasiswa. Ditujukan pada guru-guru karena merupakan kelompok masyarakat strategis dan kita tahu bahwa ilmu ekonomi yang diajarkan di SLTA  adalah ilmu ekonomi konvensional atau kapitalis yang harus kita warnai dengan ilmu ekonomi Islami yang perlu diedukasikan lagi dengan bekerjasama langsung dengan bank-bank yang berbasis syariah.”

“Mahasiswa sebagai pemegang amanah dari masyarakat, mereka harus belajar keras, belajar dengan benar dan jujur. Tidak ada toleransi bagi ketidakjujuran, tindakan tidak jujur merupakan tindakan pinalti. Kami juga mempunyai target agar mahasiswa dapat berbahasa Inggris, bahasa Arab dan diharapkan dapat menguasai baca tulis Al-Qur’an. Prospek kerja untuk prodi ini sangat terbuka luas untuk mengisi kekosongan di dunia kerja dengan SDM yang unggul,” ujar Dr. A. Jajang Wahri, M.Si. (Anggar Nuresa, Santi Nurjanah, Rubi’ah Sugiarti)

~ dilihat : 487 kali ~