Peran BPK, Ungkap Kasus Korupsi Pejabat Negara

Bandung, UPI

Universitas Pendidikan Indonesia bekekrjasama dengan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia menggelar kuliah umum tentang peran BPK dalam transparansi pengelolaan keuangan negara, dengan menghadirkan pembicara  Dr. H. Ali Masykur Musa, M.Si, M.Hum., anggota IV BPK RI, Senin (7/10/2013) di Auditorium JICA FPMIPA UPI, Jln. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung.

Kuliah umum yang mengusung tema “Peran BPK RI dalam Mendorong Terwujudnya Trasparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Negara”, ini dihadiri oleh Rektor UPI Prof. Dr. H. Sunaryo Kartadinata, M.Pd., para dosen dari berbagai fakultas, guru besar serta beberapa Mahasiswa UPI.

Dalam paparannya, Ali Masykur menjelaskan bahwa Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI)  berperan dalam sistem ketatanegaraan Indonesia yang memiliki wewenang memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara. Sehingga segala sesuatu yang berkaitan dengan keuangan negara, termasuk kasus korupsi para pejabat negara merupakan hasil kerja para anggota BPK yang dilaporkan kepada KPK.

“Tahun 2012 BPK mengungkapkan kasus korupsi dan penggelapan uang negara sebanyak 12.947 kasus dengan total nilai 9,72 Triliun”, ungkap Dr. Ali Masykur Musa, M.Si

Menurut Ali Masykur, dalam pasal 33 UUD 1945 yang menekankan kepada kemakmuran rakyat dan efisiensi berkeadilan seperti subsidi, operasi pasar, BLSM semua itu dilakukan hanya untuk rakyat kecil. Beliau juga menjelaskan nilai-nilai dasar BPK yaitu Independensi, Integritas dan Profesionalisme. (Syifa Qalbiyatul L)

~ dilihat : 364 kali ~