P3K2 Kembangkan DIM Berbasis Wisata Budaya di Desa Panjalu, Ciamis

3

Bandung, UPI

Disahkannya UU No. 21/2012 tentang pembentukan Kabupaten Pangandaran yang menjadi kabupaten ke-18 di Jawa Barat, membuat Pemkab Ciamis telah kehilangan Pendapatan Asli Daerah yang berasal dari sepuluh kecamatan di Ciamis Selatan, baik dari sektor wisata maupun sektor pajak daerah.

Mengantisipasi hal tersebut, tokoh masyarakat Panjalu yang juga anggota DPRD Kabupaten Ciamis Drs. H. Nasuha Risa Garniwa telah menggagas sebuah program untuk mengembangkan Astana Gede Kawali, Situs Karangkamulyan dan Situ Lengkong Panjalu  sebagai tempat wisata budaya pengganti aset yang hilang melalui expose dihadapan pimpinan UPI beberapa waktu lalu.

2“Atas inisiasi  Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Ir. M. Hatta Radjasa, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) merespon keinginan masyarakat Kabupaten Ciamis dengan membentuk Pusat Pengkajian dan Pengembangan Kewirausahaan Kreatif (P3K2) yang bertujuan untuk mengganti sesuatu yang hilang menjadi sesuatu yang kreatif,” ujar Leli Yulifar M.Pd., saat memaparkan laporannya dalam pembukaan Pelatihan Kewirausahaan, Minggu (10/11/2013).

Leli mengatakan,“P3K2 Wilayah Priangan Timur mensinergikan antara Pemerintah, Perguruan Tinggi (akademisi), Dunia Usaha (praktisi) dan Komunitas Berbasis Masyarakat sebagai empat pilar pembangunan dalam Membangun Jawa Barat melalui Jabar Masagi yang bertujuan untuk mengembangkan Desa Industri Mandiri (DIM) berbasis wisata budaya ekonomi kreatif.

“Membangun Jawa Barat melalui Jabar Masagi merupakan implementasi dari program P3K2. P3K2 merupakan kerjasama antara Bapeda Prov. Jawa Barat, Dinas Pendidikan Prov. Jawa Barat, Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, Kementerian Perekonomian Republik Indonesia, serta Universitas Pendidikan Indonesia,” ujar Leli di Aula Balai Desa Kecamatan Panjalu.

“Desa Panjalu Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis dijadikan pilot project program P3K2. Program tersebut diantaranya workshop, kajian sosial budaya dan ekonomi, pelatihan kewirausahaan, pelatihan agrobisnis, pelatihan kuliner, pelatihan kriya, pelatihan marketing berbasis internet, pelatihan kepariwisataan, study banding untuk benchmark, pameran atau gelar produk disandingkan dengan pentas seni, seminar serta monitoring dan evaluasi” tambahnya.

1Pelatihan kewirausahaan dimulai sejak Minggu (10/11/2013) hingga Kamis (14/11/2013) di Aula balai Desa Kecamatan panjalu Kabupaten Ciamis, diikuti oleh 20 orang yang termasuk dalam paket pertama, dari total 120 orang peserta. Acara pembukaan pelatihan kewirausahaan ini dihadiri oleh Perwakilan Gubernur Jawa Barat, Mantan Staf Ahli Gubernur Jawa Barat, Ketua LPPM UPI, para instruktur/pendamping, Kepala Bapeda Kab. Ciamis, Anggota DPRD Kab. Ciamis, Kadis Disperindagkop Kab. Ciamis, Kadis Binamarga Kab. Ciamis, dan Kepala Desa Panjalu. (Dodiangga)

~ dilihat : 341 kali ~