Menjadikan Ramadhan Dalam Meraih Prestasi

1Bandung, UPI

DKM Al Furqan UPI bersama UKM Kalam UPI menggelar seminar  dunia Islam yang bertema “Pengembangan Nilai-Nilai Spiritual, Edukatif dan sosial dari Ibadah Puasa Dalam Menghadapi Tantangan Global”, Kamis 25 Juli 2013 di Auditorium JICA FPMIPA UPI jln. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung. Seminar tentang dunia Islam ini menghadirkan dua pembicara diantaranya Prof.Dr. H. Mohammad Ali, M.A, dan Prof. Dr. H. Dedi Mulyasana, M.Pd.

Prof. Mohammad Ali dalam paparannya yang menjelaskan mengenai “Nilai-nilai Shaum dalam meraih prestasi menuju Indonesia emas”. Menurutnya, kondisi bangsa Indonesia saat ini dari segi ekonomi berada pada rangking 16 sedunia, pendapatan pertahun pada produk domestik tembus di US 670 miliar.

“Pendapatan tersebut menjadikan bangsa Indonesia bukan negara ecek-ecek, namun fenomena yang ada negara Indonesia belum bisa dikatakan sebagai negara yang sejahtera, karena pendapatan tersebut belum sebanding dengan jumlah penduduk Indonesia yang sangat banyak”, ungkap Guru Besar UPI pada bidang Evaluasi dan Manajemen Program.2

Lebih jauh ia menyampaikan mengenai tantangan bangsa Indonesia  ke depan dari berbagai sudut keilmuan, seperti dalam meningkatkan kadar keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan.  Dikatakan ia, umat Islam di Indonesia saat ini masih banyak yang berada di bawah garis kemiskinan dan  miskin keimanan. Namun yang disayangkan oleh ia, bahwa masih banyak umat muslim yang kaya belum menyadari pentingnya membayar zakat.

Di Indonesia banyak pengusaha berpenghasilan sangat tinggi yang beragama Islam, namun mereka belum tergugah akan pentingya membayar zakat, padahal dalam Islam membayar zakat itu wajib, fenomena ini terjadi karena seseorang sudah luntur kadar keimanannya”, ungkap Prof. Muhammad.

Oleh karena itu, makna shaum bukan hanya menahan makan dan minum, tetapi lebih kepada menahan nafsu, menahan diri dari segala tantangan, sehingga di bulan ramadhan ini ada prestasi positif yang dirah. Di paparannya, ia mengajak kepada umat Islam momentum bulan ramadhan ini untuk terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Alllah SWT, serta puasa ini menjadikan upaya mendidik diri kita dalam menjalankan perintah-NYA seperti membayar zakat tadi. (Deny)

4

~ dilihat : 287 kali ~