Meningkatkan SDM Agar Indonesia Sejajar dengan Negara Maju

1-1INDONESIA merupakan negara dengan penduduk ketiga terbesar di dunia. Indonesia juga mempunyai letak geografis yang cukup strategis, di mana sumber daya alam yang dimiliki sangat melimpah. Kekayaan ini menjadi sia-sia apabila bangsa Indonesia tidak mampu mengelola sumber daya alam yang ada. Untuk mengelolanya diperlukan SDM yang memiliki kualitas baik. Dengan menempati posisi penduduk ketiga terbesar di dunia, Indonesia seharusnya bisa mengelola sumber daya alamnya dengan baik. Tapi pertanyaannya, apakah kuantitas sumber daya manusia yang dimiliki negeri ini berbanding lurus dengan tingkat kualitasnya?

Kualitas sumber daya manusia yang dimiliki suatu negara bisa dilihat dari tinggi atau rendahnya kreativitas dan produktivitasnya. Seperti halnya produktivitas kita pada bidang teknologi saja masih sangat rendah. Kita cenderung menjadi konsumen dibandingkan menjadi produsen. Dari sektor pangan pun, kita masih banyak melakukan impor beras. Hal ini menunjukan kualitas sumber daya manusia di Indonesia sangatlah rendah.

Untuk mengatasi rendahnya kualitas sumber daya manusia yang ada di Indonesia, diperlukan pemerataan penguasaan teknologi, kualitas pendidikan dan manajemen pendidikan di Indonesia, minimnya fasilitas pendidikan serta buruknya manajemen pendidikan terutama di daerah-daerah terpencil yang cenderung diabaikan, menyebabkan tidak tercipta nya pemerataan. Di sinilah peran pemerintah sebagai penyelenggara pendidikan harus mulai memperhatikan tingkat pendidikan di daerah terpencil dan perbatasan Indonesia dengan cara mengirimkan tenaga pengajar yang kompetitif dan memiliki kualifikasi serta memfasilitasi perangkat yang dibutuhkan untuk penyelenggaraan pendidikan di daerah tersebut.

NETNET

Selain aspek teknis penyelenggaraan pendidikan, aspek psikologis juga perlu diperhatikan. Karena pada dasarnya bangsa Indonesia bukanlah bangsa yang bodoh secara intelektual, melainkan tidak adanya semangat serta motivasi dalam diri orang-orang Indonesia. Masih banyak yang menganggap bahwa menempuh pendidikan adalah suatu beban bukan sebuah kebutuhan. Bangsa Indonesia harus menjadikan pendidikan menjadi sebuah budaya seperti hal nya Negara-negara maju lain. Aspek lain yang harus diperhatikan dalam peningkatan sumber daya manusia adalah spiritual. Banyak orang Indonesia yang memiliki kemampuan intelektual yang tinggi tidak diimbangi dengan tingkat spiritual yang baik. Aspek spiritual bisa mencegah orang untuk melakukan hal-hal yang merugikan orang lain seperti hal nya korupsi yang seakan sudah menjadi budaya dalan Negara ini.

Agar dapat bersaing dengan negara maju, Indonesia perlu memperkuat spesialisasi bidang keilmuan, karena ciri dari suatu ilmu memiliki perkembangan adalah semakin banyaknya spesialisasi bidang keilmuan. Terlebih Indonesia akan menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) di mana para pekerja asing bebas keluar masuk Indonesia.

Pada akhirnya kesimpulan yang didapat adalah peningkatan sumber daya manusia tidak hanya dilakukan dari segi teknis penyelenggaraan pendidikan tetapi dari segi psikologi dengan membangun lingkungan yang edukatif agar terciptanya motivasi belajar, dari segi spiritual sebagai pengontrol diri, dan memperkuat spesialisasi bidang keilmuan. Apabila hal-hal tersebut dijalankan dan dilakukan dengan baik maka sumber daya manusia Indonesia akan bisa tumbuh dan bersaing dengan Negara-negara maju lain. (Arizal Zul Lathiif /Mahasiswa Akuntansi 2014 /FPEB)