Mendikbud: Jadilah Mahasiswa yang Mengembangkan Keilmuan

2

Mataram, UPI

Penyelenggaraan Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-26 membawa dampak terhadap tradisi dan budaya keilmuan dalam masyarakat kampus. Itulah sebabnya, Pimnas  yang dibangun adalah membangun tradisi dan budaya keilmuan, karena justru itu yang akan mengantarkan bangsa Indonesia kepada kemajuan,1

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Dr. Ir. Mohammad Nuh, DEA saat meresmikan Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-26, Selasa (10/9/2013), di Halaman Depan Rektorat Universitas Mataram, Jln. Majapahit No. 62 Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, mengatakan, Pimnas juga telah membentuk pola pikir, diantaranya discipline mind, interdiscipline mind, creative mind, respectfull mind, serta ethical discipline mind.

Jadilah mahasiswa yang penuh dedikasi untuk mengembangkan keilmuan dalam segala bidang dengan selalu membiasakan diri untuk berprestasi, membiasakan diri bersyukur, dan selalu memiliki tradisi apresiasi, berprestasi tumbuh baik dengan apresiasi, ujar Nuh.

3Pimnas ke-26 melibatkan 106 kontingen PTN/PTS yang berasal dari 28 Provinsi, dengan jumlah peserta sebanyak 2000 orang peserta dengan 400 karya ilmiah hasil seleksi dari 3000 karya. Universitas Pendidkan Indonesia (UPI) turut ambil bagian dalam kegiatan ini dengan mengirimkan 5 kelompok yang terdiri dari 19 orang.

Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kemitraan Prof. Dr. H. Dadang Sunendar, M.Hum., dalam kesempatan itu mengungkapkan bahwa tantangan terbesar dalam ajang Pimnas bukan untuk UPI sebagai lembaga, tetapi tantangan terbesarnya adalah untuk masing-masing peserta secara pribadi, karena Mendikbud telah memberikan suatu stimulus dengan memberikan apresiasi terhadap mahasiswa yang berprestasi dengan memberikan beasiswa untuk melanjutkan studinya ke tingkat yang lebih tinggi lagi.

“Berkompetisilah secara wajar, lakukan yang terbaik, jalani tanpa beban, maka hasil terbaikpun akan tercapai,” ujarnya.4

Eric Perdana Putra dan Linoharsih Khaerunnisa, merupakan dua kelompok pertama dari UPI yang mengawali kompetisi Pimnas. Eric mempresentasikan Dual Adsorben (silica gel-limbah kulit sapi) dalam Optimalisasi Purifikasi Bioetanol dengan Metode Sistem Batch di Ruang Gili Trawangan Fakultas Teknik Gedung Selatan Lt. 2, sementara Lino mempresentasikan”Brosca” Bros dari Limbah Kain Perca sebagai Alternatif Bisnis Berorientasi Triple Bottom Line di Ruang Pantai Pink Fakultas Teknologi Pangan dan Agroindustri Lt. 4. (Dodiangga)

5

~ dilihat : 305 kali ~