MCC Perkenalkan Program Penanggulangan Kemiskinan di Indonesia

kamran khanSelasa (3/2/2015), dalam rangka memperkenalkan program penanggulangan kemiskinan, Program Studi Pascasarjana Kajian Wilayah Amerika Serikat (AS) menggelar kuliah umum dengan pembicara Kamran Khan (Vice President for Compact Operation Millennium Challenge Corporation (MCC)). MCC adalah lembaga nongovernmental organization (NGO) dari Amerika Serikat yang berfokus pada kegiatan penanggulangan kemiskinan. Lembaga ini dibentuk oleh Kongres AS pada tahun 2004.

Bertempat di Gedung IASTH Universitas Indonesia kampus Salemba, Kamran menjelaskan bahwa MCC mempunyai tujuan besar menanggulangi kemiskinan di dunia melalui pembangunan ekonomi berkelanjutan. Menurutnya, misi besar MCC ini sesuai dengan visi dan misi Indonesia terkait penguatan ke arah pro-growth, pro-job, dan pro-poor.

Berbeda dengan pemberi hibah pada umumnya, MCC memberi keleluasaan dan wewenang bagi Indonesia untuk mengembangkan program yang digagas dengan melibatkan banyak pemangku kepentingan seperti kementerian atau lembaga, akademi, dunia usaha, hingga organisasi masyarakat madani (civil society organization). “A big mandate of MCC is reduce poverty through economic growth,” ungkap Kamran.

Pada 2007—2009, Indonesia pernah mendapatkan hibah sebesar USD 55 juta dari MCC Threshold Program. Program Threshold adalah hibah kecil yang diberikan kepada negara-negara yang hampir mendekati kriteria MCC dan berkomitmen untuk memperbaiki performa kebijakan pemerintah mereka.

Pemerintah Indonesia memanfaatkan dana hibah sebesar USD 55 juta untuk membiayai program imunisasi dan antikorupsi. Hibah tersebut diberikan kepada beberapa instansi, yaitu Kementerian Kesehatan, Bappenas, KPK, PPATK, dan Mahkamah Agung.

Indonesia dianggap berhasil dalam memanfaatkan dana hibah ini. Keberhasilan itu membuat Indonesia lolos kualifikasi untuk ikut dalam kompetisi program hibah Compact. Program Compact adalah hibah besar selama lima tahun untuk negara-negara yang lolos kualifikasi MCC. Saat ini, Indonesia sedang dalam tahap persiapan implementasi Compact setelah penandatanganan Grant Agreement (perjanjian hibah) di Bali pada 19 November 2011.

Dana hibah Program Compact senilai USD 600 juta digunakan untuk membiayai tiga proyek, yaitu “Kemakmuran Hijau” atau proyek pengadaan energi hijau terbarukan, “Kesehatan dan Gizi Berbasis Masyarakat untuk Mengurangi Stunting (tinggi badan di bawah rata-rata)”, dan “Modernisasi Pengadaan” yang termasuk peningkatan efisiensi, akuntabilitas, dan transparansi pada sistem pengadaan negara.

Hibah Compact adalah salah satu kerja sama utama antara Amerika Serikat-Indonesia. Program Compact ini bertujuan membantu mengurangi kemiskinan melalui pertumbuhan ekonomi di Indonesia dan diselenggarakan selama 5 tahun (2013—2018). Di akhir kuliah umum, Kamran menyatakan harapannya agar kerja sama dapat berlangsung dengan baik dan dilaksanakan secara berkelanjutan. (WND)

~ dilihat : 176 kali ~