Mahasiswa UI Buat Gerakan Berbagi Parcel di Bulan Ramadhan

Indeks Berita


Mahasiswa UI Buat Gerakan Berbagi Parcel di Bulan Ramadhan

Posted by humas-ui on 2013-08-01 08:51:56

Kepedulian. Inilah yang sebenarnya pertama kali melatarbelakangi Mimi Silvia (Komunikasi 2008), Maman Abdurrakhman (Teknik Mesin 2007) , dan Eka Julia Ningsih (Kimia 2010) untuk membuat Gerakan Sapa Ramadhan, yaitu sebuah gerakan sosial yang bertujuan untuk memberikan parcel terhadap para pahlawan tak terungkap di UI pada hari Lebaran. “Yang kami maksud sebagai pahlawan tak terungkap adalah orang-orang seperti para penyapu jalan, penjaga mushala (marbot) fakultas, serta Emak, penjual makanan minuman ringan di Pusgiwa. Jasa mereka besar, namun sering kali terlupakan oleh kita”, tutur Mimi Silvia salah seorang inisiator gerakan ini. “Keperdulian terhadap merekalah yang akhirnya membuat kami berinisiatif membuat gerakan ini, yang bertujuan untuk membuat mereka tersenyum dan ikut merasakan kebahagiaan di hari Lebaran melalui parcel-parcel yang kami berikan,” tambahnya.

Hebatnya, dalam waktu yang relatif singkat (kurang dari dua minggu) gerakan ini sudah cukup banyak mendapatkan atensi, terutama di media sosial. Bahkan gerakan ini juga telah berhasil menjalin kerjasama dengan NGO tertentu dalam hal pengadaan parcel. “Dalam waktu relatif singkat ini sudah banyak sekali yang ingin membantu, bahkan dari luar UI dan juga non-muslim. Padahal kami hanya mempromosikan gerakan ini melalui media sosial seperti tumblr dan twitter. Kami sangat terharu. Tidak menyangka respon masyarakat akan sebagus ini”, tuturnya. Bantuan uang dapat disalurkan ke Rek Mandiri 157-00-0364837-6. Mengenai bantuan dalam bentuk lain Mimi mengatakan, “Sebenarnya kami sudah sangat cukup terbantu dengan adanya NGO yang mau menyediakan parcel-parcel ini, jadi kalaupun perlu bantuan, mungkin kami membutuhkan bantuan tenaga untuk menjadi agen parcel yang menyerahkan parcel-parcel ini nantinya, karena tugas membagi-bagikan parcel-parcel itu akan terasa sangat berat kalau hanya dengan kami bertiga saja.”
Untuk pembagian parcel ini Mimi dan kawan-kawan punya beberapa rencana yang masih dipertimbangkan. “Rencana pertama adalah kami akan membagikan secara langsung ke masing-masing orang yang menerima parcel, disitulah nanti letak fungsi sukarelawan agen-agen parcel. Pilihan kedua adalah kami akan membagikan parcel-parcel ini dalam satu acara makan-makan di satu tempat yang kami tentukan. Keputusan untuk mengambil opsi yang mana masih kami diskusikan”, tambahnya. Target jumlah parcel yang akan dibagikan adalah sebanyak 60 parcel senilai masing-masing 300 ribu per parcel dengan target pemasukan donasi sebesar 18 juta. Pembagian parcel ini sendiri rencananya akan dilakukan pada kurun waktu 31 Juli – 1 Agustus 2013 ini. (WND)

~ dilihat : 295 kali ~