Mahasiswa Agroindustri UPI Mengabdi di Cihanja

1

Garut, UPI

Himpunan Mahasiswa Agrooindustri  FPTK UPI melaksanakan Praktik Pengabdian pada Masyarakat (PPM) atau disebut Himagrin Care, 27-29 September 2013, di Kampung Cihanja, Desa Caringing, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Agenda ini diadakan guna melebarkan sayap ilmu Agroindustri dan memperluas tali silaturrahmi.

Sesuai dengan tema kegiatan “Mengabdi untuk Cihanja”, Himagrin Care ini mendapat respons yang sangat baik dari masyarakat Cihanja. Beragam acara digelar di Yayasan Al-Huda, Perjusami (Perkemahan Jumat Sabtu Minggu) untuk siswa siswi SD, SMP dan SMA, nonton film, simulasi, Jalan Santai bersama warga dan siswa pramuka, games, Penyuluhan Budaya Membaca, taman baca mini, workshop tentang singkong, juga kehangatan bersilaturrahmi dengan para tokoh dan masyarakat sekitar, sekaligus menikmati segarnya nuansa di kaki gunung piramida dan lezatnya kebersamaan.

Terlihat antusias putra putri  Pramuka dalam mengikuti Perjusami, masak sendiri dan bangun tenda sendiri. Alat dan bahan tidak boleh ada yang membeli, untuk ikut dalam acara tersebut syaratnya tidak boleh mengeluarkan uang sedikit pun kecuali untuk membeli bahan makanan. Sehingga mereka mempersiapkan alat perkemahan sendiri dari mulai bambu, tenda sampai alat masak.

Minat baca yang masih begitu rendah di kampung Cihanja, memancing Himagrin Care mengadakan taman baca mini di depan sekolah dan rumah singgah. Alhasil, ketertarikan membaca warga Cihanja meningkat. Dari pagi hingga menjelang magrib, taman baca mini tidak sepi dari pengunjung. Ada yang belajar berhitung, membaca pengetahuan bahkan minta dibacakan untuk yang belum bisa membaca.

Workshop yang diadakan mengupas tuntas tentang singkong, karena sebagian besar kampung Cihanja bertani singkong. Maka abdi Agroindustri adalalah berbagi ilmu tentang pengolahan singkong menjadi produk yang lebih inovatif dan mempunyai nilai gizi maupun nilai ekonomi tinggi. Himagrin Care membuat produk singkong coklat, singkong balado dan pengolahan kulit singkong. Workshop ini dihadiri kurang lebih 60 peserta. Di samping para ibu mengikuti workshop, peserta Himagrin membuat berbagai games untuk putra putrinya, dari mulai PAUD, TK, SD, SMP sampai SMA semuanya mengalir masuk dalam riangnya permainan yang diadakan. Terlihat wajah gembira dan lepas dari mereka semua.

Ramahnya masyarakat Cihanja membuat peserta tidak berniat pulang ke Bandung, Namun amanah mahasiswa yang menarik kami untuk kembali menimba ilmu di kampus Universitas Pendidikan Indonesia. Dengan berat hati mereka meninggalkan kampung terindah kala malam hari, sejuk ketika pagi hari, dan ramai saat siang hari. Dengan perjalanan tiga jam melewati  jalan terjal yang hanya dapat dilalui satu mobil saja, mereka mengucapkan terima kasih kepada Sang Arsitek Keindahan yang telah membuat skenario indah dalam perjalanan dan pengabdian. (Liling Dwi Harini, Departemen Infokom Himagrin)

~ dilihat : 350 kali ~