KSM Eka Prasetya Publikasikan Survei Kesiapan Mahasiswa UI Hadapi Dunia Kerja

shutterstock_115335826

Kelompok Studi Mahasiswa (KSM) Eka Prasetya UI bekerja sama dengan Direktorat Kemahasiswaan dan Career Development Centre (CDC) UI menggelar “Seminar Publikasi Survei Kesiapan Mahasiswa UI dalam Menghadapi Dunia Kerja” pada Rabu (28/9/2016) di Auditorium Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UI.

Dalam acara tersebut, hadir Anna Amaliah Agus, S.E., M.B.A., Kasubdit Penalaran Mahasiswa UI, Rahmatullah, SKM., Koordinator Tracer Study UI, Subdit Pendataan Alumni dan Tracer Study serta Arie Mufti, S.T., Generale Manager Strategic Industrial Analysis in Bussines Group PT Smartfren.

Ada dua sesi yang menjadi agenda utama dalam seminar, yaitu pemaparan hasil survei oleh Departemen Penelitian KSM Eka Prasetya UI dan “Diskusi Interaktif Membentuk Sumber Daya Manusia yang Ideal dalam Dunia Kerja”.

Mahasiswa UI Dinilai Cukup Kompeten

Penelitian yang diselenggarakan oleh KSM melibatkan 561 mahasiswa UI dari 14 fakultas. “Angkatan 2015-2013 (dipilih menjadi responden—red) karena merupakan mahasiswa yang sudah siap untuk magang,” ujar Randy Raharja, Kepala Departemen Penelitian KSM Eka Prasetya.

Menurut mahasiswa Ilmu Kesejahteraan Sosial 2013 tersebut, untuk mempersiapkan diri menuju dunia kerja, selain harus didukung dengan softskill dan hardskill, informasi juga menjadi hal yang penting.

Oleh karena itu, KSM bekerja sama dengan CDC UI dan Direktorat Kemahasiswaan berupaya mengadakan survei dan penelitian terkait dunia kerja untuk mengetahui sejauh mana kompetensi dan persiapan dalam melamar pekerjaan yang dimiliki oleh mahasiswa UI.

Kompetensi yang dimaksud terkait dengan berbagai keterampilan, seperti keterampilan berbahasa inggris, kemampuan berkomunikasi, negosiasi, integritas, loyalitas, kepemimpinan, manajemen waktu, dan lain sebagainya. Berdasarkan sumber dari Tracer Study UI, ada total 29 kompetensi yang menjadi materi riset untuk mengetahui sejauh mana kualitas mahasiswa UI di dunia kerja.

Bertolak pada riset Randy menjelaskan, “Pada dasarnya kompetensi mahasiswa UI sudah cukup tinggi dalam mempersiapkan sumber daya untuk menghadapi dunia kerja.”

Terkait hal itu, Rahmatullah selaku Koordinator Tracer Study UI menambahkan, durasi masa tunggu mahasiswa UI untuk mendapat pekerjaan rata-rata hanya dua bulan. Padahal, Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti) menetapkan masa tunggu ideal untuk fresh graduate di Indonesia adalah 10 bulan.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Arie Mufti, S.T., Generale Manager Strategic Industrial Analysis in Bussines Group PT Smartfren yang juga merupakan alumni UI. “Berdasarkan pengalaman saya mahasiswa UI mempunyai image yang positif. UI is a brand, and a brand means something, yaitu kualitas,” jelasnya.

Penulis: Frista Nanda Pratiwi


~ dilihat : 14 kali ~