Korps Sukarela PMI UPI Lakukan Pengabdian pada Masyarakat Lembang

1Bandung, UPI

Korps Sukarela Palang Merah Indonesia Unit Universitas Pendidikan Indonesia (KSR PMI Unit UPI) merupakan satu-satunya Unit Kegiatan Mahasiswa di lingkungan Universitas Pendidikan Indonesia yang bergerak dalam bidang kemanusiaan dan kepalangmerahan. Bidang garapan dari KSR PMI Unit UPI sangat beraneka ragam mulai dari kegiatan kepalangmerahan seperti pertolongan pertama, pemberian bantuan terhadap korban bencana, pembinaan kesehatan masyarakat serta kegiatan kemanusiaan lainnya yang dilakukan di lingkungan kampus maupun lingkungan masyarakat luar kampus.

Kegiatan yang dilakukan berhubungan langsung dengan masyarakat. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini didasari oleh kebutuhan yang diperlukan masyarakat. Pelaksanaan pengabdian pada masyarakat dilaksanakan setiap setahun sekali dengan berbagai kegiatan yang beraneka ragam dan memiliki manfaat bagi masyarakat.

Menurut Sahila Sahlah, ketua pelaksana, kegiatan ini berlangsung di Kampung Cibodas, Desa Suntenjaya RW 07, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan ini mengambil tema “Desa sehat, desa peduli sesama” dan dilaksanakan pada tanggal 27 – 30 Juni 2013, dengan rangkaian kegiatan.

1. Pemeriksaan Golongan Darah

Pemeriksaan golongan darah merupakan kegiatan yang sangat penting dilakukan, melihat banyaknya masyarakat yang belum mengetahui golongan darah. Setiap orang harus mengetahui golongan darah yang dimiliki agar suatu saat ketika ada masyarakat yang membutuhkan darah dapat mencocokan darah yang dimiliki oleh masyarakat yang akan mendonor.

2. Pembuatan Perpustakaan

Pembuatan perpustakaan ini dilakukan untuk menambah pengetahuan masyarakat dalam segala bidang. Terutama ilmu-ilmu yang sebelumnya masyarakat tidak tahu. Pembuatan perpustakaan ini sangat bermanfaat melihat pepatah yang mengatakan “Buku adalah gudangnya ilmu”

3. Donor darah

Donor darah merupakan salah satu kegiatan kemanusiaan yang wajib dikenalkan kepada masyarakat agar mereka tahu. Kegiatan donor darah ini sangat positif, terlebih untuk memberikan pengalaman kepada masyarakat agar masyarakat mengenali dan merasakan bagaimana cara mendonor darah tersebut.

4. Penyuluhan tentang donor darah

Sebelum melakukan donor darah, seharusnya masyarakat tahu pentingnya donor darah dengan cara penyuluhan mengenai donor darah. Penyuluhan tentang donor darah ini akan menambah pengetahuan masyarakat seputar donordarah baik mengenai manfaat, keuntungan, ataupun dampak setelah mendonorkan darah. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat tidak takut dan tidak menjadi segan untuk mendonorkan darahnya.

5. Penyuluhan Kesehatan

Penyuluhan kesehatan dilakukan untuk menambah ilmu pada masyarakat terutama pada bidang kesehatan. Penyuluhan kesehatan dapat pula dilakukan kepada anak-anak yang ada di Desa untuk mengetahui bagaimana cara hidup bersih itu.

Selain kegiatan di atas akan diadakan pula Tabliq Akbar untuk menutup kegiatan pengabdian pada masyarakat ini. Dengan diadakannya peresmian perpustakaan dan mengadakan acara hiburan bagi masyarakat setempat. (WAS)