Konferensi TEFLIN Kembali Digelar

Indeks Berita


Konferensi TEFLIN Kembali Digelar

Posted by humas-ui on 2013-08-29 08:24:43

Program Studi Inggris Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya UI bersama Universitas Siswa Bangsa Internasional (USBI) menyelenggarakan 60th TEFLIN International Conference di Kampus UI Depok. Konferensi yang mengangkat tema “Achieving International Standards in Teachers Education” tersebut diadakan pada 27-29 Agustus 2013. TEFLIN merupakan Asosiasi Pendidikan Bahasa Inggris di Indonesia yang telah dibentuk sejak 1970.

Konferensi dibuka pada tanggal 27 Oktober di Gedung XI, FIB UI dengan sambutan oleh Ketua Program Studi Inggris FIB UI Dr. Diding Fachruddin. Sambutan kemudian dilanjutkan oleh Presiden TEFLIN Indonesia Prof. Dr. Muhammad Fuad dan Wakil Rektor UI Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof. Dr. Bambang Wibawarta, M.A. Setelah itu sambutan terakhir, datang dari Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Republik Indonesia yang diwakili Staf Ahli Menko Kesra Bidang Pencapaian Pembangunan Milenium Dr. Dr. H. Tubagus Rachmat Sentika, Sp.A.

Setelah itu, konferensi dibuka dengan pidato utama oleh Dr. Garce Wiradisastra dari UI. Konferensi ini juga diisi dengan pemaparan dari 10 pembicara utama yang terkemuka di bidang pengajaran bahasa antara lain Prof. Dr. Jerry Gebhard (Indiana University of Pennsylvania, USA), Prof. Dr. Paulina Pannen (Universitas Siswa Bangsa Internasional), Prof. Dr. John H.A.L. de Jong (VU University, Amsterdam), dan Professor Dr. Jayakaran Mukundandan (Universiti Putra Malaysia).

TEFLIN berusaha meningkatkan kualitas siswa dan mahasiswa dalam berbahasa Inggris baik di Indonesia maupun negara lainnya. Guru dalam hal ini dianggap menjadi sosok yang bertanggung jawab dalam hal ini. Konferensi ini berfokus pada sejumlah topik penting di bidang pendidikan dan pelatihan guru serta pengembangan profesi guru. Selain itu, dibahas pula asesmen, kurikulum, metode dan teknik pengajaran, penggunaan teknologi dalam kelas bahasa, dan isu-isu lain yang muncul dalam berbagai kelas keterampilan bahasa.

Konferensi tahun ini diharapkan akan menjadi konferensi TEFLIN terbesar dalam satu dekade terakhir dengan menghadirkan 316 pembicara sesi paralel yang mayoritas adalah dosen dan pengajar bahasa Inggris tidak hanya dari Indonesia tetapi juga dari Australia dan Filipina. Konferensi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Inggris dan kualitas tenaga kerja di Indonesia. (Humas FIB)