Kerjasama Akademik FHUI Dengan Tujuh Universitas di Jepang

Delegasi FHUI di Ritsumeikan University

Delegasi FHUI di Ritsumeikan University

Pada tanggal 3-13 Desember 2015, Delegasi FHUI yang dipimpin oleh Prof. Dr.  Satya Arinanto, SH. MH. selaku Ketua Program Pascasarjana FHUI bersama dengan Dr. Akhmad Budi Cahyono, SH. MH. selaku Manajer Riset dan Pengabdian Masyarakat FHUI dan Farida Prihatini, SH. MH. CN., selaku Manajer Umum FHUI, melakukan perjalanan dinas dalam rangka menjalin kerjasama akademik dengan beberapa universitas di Jepang. Delegasi mengunjungi tujuh universitas di Jepang yaitu Tohoku University, Tokyo Metropolitan University, Nagoya University, Ritsumeikan University, Kobe University, Kyushu University, dan Kumamoto University.

Adapun poin-poin kerjasama yang ditawarkan delegasi  antara lain: Exchange Program untuk 1-2 semester, Joint Degree Program, Visiting Professor/Exchange lecturer, Giving Lectures Through the Video Conference Facilities, Student Exchange for a shorter period, research collaboration dan joint publication. Pada prinsipnya mereka dapat menerima poin-poin kerjasama yang ditawarkan delegasi FHUI. Pengecualian terhadap hal tersebut  terjadi di tiga universitas yang belum memiliki kelas internasional seperti Tokyo Metropolitan University, Ritsumeikan University dan Kumamoto University, untuk poin kerjasama berupa Exchange Program dan Joint Degree program. Akan tetapi mereka menyambut baik tawaran kerjasama dalam bentuk yang lainnya.

Hal khusus yang berlaku pada universitas-universitas di Jepang adalah menyatukan Fakultas Hukum dengan program studi lain, seperti  dengan Ilmu Politik, dalam satu Fakultas. Selain itu, kelas internasional juga umumnya dibuka pada tingkat pascasarjana/ Master Degree. Ini merupakan tantangan bagi FHUI untuk membuka kelas khusus internasional di tingkat pascasarjana atau Master Degree.

Dari kunjungan akademik tersebut,  ketujuh universitas di Jepang yang didatangi Delegasi FHUI menghendaki adanya bentuk kerjasama atau perjanjian yang konkrit di tingkat Fakultas. Setelah kerjasama antar fakultas dalam satu universitas berjalan dengan baik,  barulah dibuatkan payung hukumnya di tingkat universitas. (HS/FHUI)