Jian Al Maarij Meraih Juara 3 Lomba Desain Batik

lomba desain batik 1

Bandung, UPI

Keberadaan batik Indonesia sebagai warisan budaya dunia yang dianugrahkan Unesco pada tahun 2009 patut dilestarikan.  Untuk itu, berbagai upaya nyata terus dilakukan baik oleh pemerintah, swasta maupun elemen masyarakat.

Salah satu bentuk upaya yang dilakukan oleh  Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi adalah dengan digelarnya Lomba Desain Motif Batik  Mahasiswa. Dari 578 pendaftar, sebanyak 266 mahasiswa dari  128 Perguruan Tinggi (PTN dan PTS) yang telah mengikuti perhelatan akbar untuk ambil bagian pada lomba ini. Total karya yang sampai ke panitia sebanyak 302 desain.

Proses penilaian karya dilakukan melalui dua tahap. Tahap pertama dilakukan penilaian karya oleh tim juri yang berasal dari akademisi, tim dari Yayasan Batik Indonesia (YBI), praktisi dan pakar batik pada tanggal 4-5 Juli 2013,  dari 302 desain ini disaring menjadi 80 desain terbaik.  Berdasarkan hasil penilaian tahap ini selanjutnya dilakukan penilaian pada tahap dua yang dilaksanakan pada tanggal 15-16 Juli 2013 untuk memilih 20 desain terbaik yang terdiri dari 10 desain sandang dan 10 desain interior, untuk dipamerkan dalam Gelar Batik Nusantara, di Jakarta Convention Center, pada 17-21 Juli 2013.lomba desain batik 2

Dalam mengikuti lomba ini, Jian Al Maarij (Mahasiswa Jurusan Pendidikan Seni Rupa FPBS UPI angkatan 2010) mempresentasikan konsep dan teknik pembuatan karyanya yang berjudul: “ Berokan Dermayu”. Selain  melalui presentasi, Jian juga diuji kompetensinya untuk mendemokan proses membatik di hadapan para juri.

Berokan yang distilasi menjadi motif batik menggambarkan salah satu kesenian Indramayu yang harus dilestarikan dan dipertahankan. Berokan merupakan event yang mengandung potensi besar untuk dicermati karena menjadi satu sajian yang mengemas filosofi keluhuran nilai budaya warisan nenek moyang untuk tetap percaya kepada Tuhan sang pencipta alam semesta. Selain figur berokan, pohon mangga, dan rusa juga menginspirasi mahasiswa kelahiran Indramayu ini.

Atas semangat dan kreativitasnya, Jian Al Maarij berhasil meraih Juara 3 pada kategori interior setelah diungguli Gabriel Valentinus  dari Universitas Dian Nusantara Semarang (Pemenang 1), Yuyun Sugiyanti UNIKAL Pekalongan Indonesian Dragon (Pemenang 2), dan Jian Al Maarij UPI  (Pemenang 3). Semoga momentum ini dapat meningkatkan minat dan kreativitas generasi muda untuk semakin mencintai budaya bangsa. (Bandi Sobandi)

lomba desain batik 3

~ dilihat : 371 kali ~