Jawablah Tantangan Global dengan Local Wisdom dan Local Genius

2

Bandung, UPI

Universitas Pendidikan Indonesia menggelar Masa Orientasi Kampus dan Kuliah Umum (Mokaku) Mahasiswa Baru angkatan 2013, Selasa (26/8/2013), di Gedung Gymnasium UPI Jln. Dr. Setiabudi No. 229 Bandung.  Sekretaris Majelis Wali Amanat  UPI Prof. H. Yaya S. Kusumah, M.Sc., Ph.D. mengemukakan, kehadiran mahasiswa merupakan tonggak bagi dimulainya sebuah perjalanan panjang generasi baru yang diharapkan kelak mengibarkan panji-panji lambang kegemilangan dunia pendidikan Indonesia di kancah internasional.

Ia yakin bahwa generasi penerus ini akan mampu mewarisi dan melestarikan tradisi yang telah terbukti mumpuni, serta akan mampu menggali nilai-nilai kearifan dan kebajikan baru.  Rasa percaya pun ada terhadap generasi baru akan senantiasa mengembangkan kemampuan diri sesuai dengan tuntutan global yang semakin berkembang penuh tantangan, namun pada saat yang sama mampu mengusung kearifan dan keunggulan lokal (local wisdom dan local genius).1

“Mahasiswa baru UPI adalah hanya segelintir manusia yang telah berhasil melewati berbagai ujian dan tantangan yang sangat berat di saat memasuki gerbang kampus ini dalam seleksi yang amat ketat.  Berbahagialah saudara, karena tidaklah mudah untuk sampai ke tempat ini setelah mengikuti tes yang hanya meloloskan sosok-sosok calon mahasiswa yang berkemampuan tinggi, serta memiliki potensi keberhasilan yang penuh harapan, dan sosok-sosok calon mahasiswa yang dari sejak awal mencintai pendidikan.  Oleh karenanya hiasilah keberhasilan ini dengan kesungguhan studi, warnai dengan kesabaran dalam memenuhi seluruh tugas dan ujian, tumbuhkan semangat yang tidak mudah padam.  Jadikanlah tantangan dan ujian bukan beban yang menjadi rintangan, melainkan sebagai batu loncatan untuk melatih kemampuan, meningkatkan keahlian dan meluaskan wawasan kehidupan.  Hadapilah semua tantangan dengan penuh keyakinan karena hakekatnya tantangan adalah anugrah yang sejatinya akan menaikan derajat dan kemampuan,” pesannya kepada para mahasiswa baru yang memperhatikan paparannya.

“Acara MOKAKU diharapkan menjadi suatu tradisi dan pengalaman berharga untuk mewujudkan visi dan misi UPI sebagai Perguruan Tinggi yang leading and outstanding menuju world class university in education. Kami mengajak dan menghimbau kepada segenap sivitas akademika UPI, terutama para dosen dan para mahasiswa senior, serta segenap staf pendukung edukatif dan administrative, untuk secara sungguh-sungguh dapat membimbing para kader generasi bangsa masa depan yang berpotensi agar mampu menghadapi tantangan, ancaman, hambatan, dan gangguan dampak negative arus globalisasi yang sulit diprediksi dan dikendalikan. Marilah kita wujudkan prinsip dasar moto UPI, yaitu ilmiah, edukatif dan religious secara konsisten di semua lingkungan kampus UPI, baik di kampus utama maupun di kampus daerah.  Sehingga citra UPI dapat menjadi acuan normative bagi masyarakat luas.  Brain image UPI berada di pundak dan tangan kita semua sivitas akademika UPI tanpa kecuali.” Imbuhnya.

Di penghujung pemaparannya ia selaku pimpinan dan anggota MWA yang berfungsi untuk mewakili kepentingan pemerintah dan masyarakat dalam memberikan arahan, dukungan dan pengendalian umum atas penyelenggaraan UPI saat ini.  UPI sangat mengharapkan dukungan dari segenap pemangku kepentingan baik dari lingkungan internal maupun eksternal UPI.  Kepada pemerintah (legistatif, eksekutif, dan yudikatif), LSM, segenap unsur masyarakat baik di tingkat pusat (nasional) maupun daerah (propinsi, kabupaten, kota) diharapkan dukungannya untuk memfasilitasi dan memberikan dukungan keamanan agar UPI dapat berkembang secara pesat dan nyaman dalam mewujudkan visi dan misinya yang pada gilirannya dapat memberikan kontribusinya yang signifikan dan optimal dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, menuju masyarakat madani yang adil sejahtera yang menjadi idaman bangsa Indonesia. (Dewi Turgarini)

~ dilihat : 282 kali ~