Jamsostek Goes to Campus 2013: Transformasi PT Jamsostek Menuju BPJS Ketenagakerjaan 2014

Indeks Berita


Jamsostek Goes to Campus 2013: Transformasi PT Jamsostek Menuju BPJS Ketenagakerjaan 2014

Posted by humas-ui on 2013-12-12 09:46:20

PT. Jamsostek Persero pada 1 Januari 2014 akan resmi bertransformasi menjadi BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Ketenagakerjaan. Karena itu PT. Jamsostek ingin mensosialisasikannya ke masyarakat khususnya para mahasiswa di beberapa Universitas di Indonesia yang bertajuk “Jamsostek Goes to Campus”, seperti di Universitas Tanjungpura Pontianak, Universitas Samratulangi Manado, Universitas Lampung, Univeritas Patimura Ambon, Universitas Indonesia, dan banyak lagi.

Pada kesempatan hari ini, Rabu (11/12) “Jamsostek Goes to Campus” mengunjungi Universitas Indonesia untuk mensosialisasikan tentang transformasi PT. Jamsostek ke BPJS Ketenagakerjaan yang bekerjasama dengan Direktorat Kemahasiswaan Universitas Indonesia. Acara ini terdiri dari Seminar, Job Fair Gratis, dan Pementasan panggung musik di Lingkungan Perpustakaan Pusat UI, Kampus Depok. Acara diawali dengan sambutan dari ketua pelaksana Edward Kurniawan, S. H. Dilanjutkan dengan pembukaan dari Direktur Kemahasiswaan UI sebagai perwakilan dari UI, Arman Nefi S. H, M. M. Tidak kalah juga ratusan mahasiswa UI datang untuk meramaikan acara ini dan ingin mengetahui apa itu BPJS Ketenagakerjaan.

Seminar yang diadakan bertemakan tentang “Urgensi Jaminan Sosial Bagi Masyarakat Indonseia, Apa dan Bagaimana?”. Dihadiri oleh Direktur Keuangn PT. Jamsostek, Herdy Trisanto, dan perwakilan dari Kantor Wilayah DKI Jakarta. Sebagai pembicara dalam seminar, hadir Direktur Utama PT. Jamsostek Persero yaitu Elvyn G. Masassya, yang menyampaikan tentang “Jaminan Sosial sebagai Pilar Pembangunan dalam Kerangka Sistem Jaminan Sosial Nasional”. Pemerintah mempunyai Rencana Pembangunan Jangka Menengah (2010- 1014) bertujuan agar terwujudnya masyarakat yang sejahtera, demokratis dan berkeadilan. Maka pemerinta melaksanakan pembanganunan untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat, demokrasi dan keadilan untuk semua. Pembangunan yang dilakukan melalui upaya simultan, yaitu dengan manciptakan pertumbuhan ekonomi dan sekaligus pemerataan hasil pembangunan. Ada 5 aspek menandakan adanya kesejahteraan yaitu, pemenuhan sandang, pangan, papan, kesehatan, dan kebutuhan dihari tua. Itu semua harus diawali dengan adanya kemandirian pada setiap individu, menciptakan kesejahteraan melalui kemandirian. Sebagai negara yang berkeadilan sosial Indonesia harus memiliki Sistem Jaminan Sosial yang baik dan bertaraf internasional. Program Jaminan Sosial sendiri umumnya terdiri dari kesehatan, santunan kesehatan, melahirkan, dan sebagainya.

Program Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan wajib diikuti seluruh penduduk Indonesia, program tersebut adalah Jaminan Hari Tua, Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, dan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan. Jamianan kesehatan sendiri menjadi tanggung jawab BPJS Kesehatan yang tadinya bernama PT. Askes. Perubahan PT. Jamsostek menjadi BPJS Ketenagakerjaan, perubahannya meliputi, dari sisi Badan Hukum yang tadinya BUMN menjadi Badan Hukum Publik. Cakupannya bersifat wajib dan menjadi lebih luas, lingkup operasionalnya bukan saja pekerja formal tatpi juga pekerja informal, contohnya pedagang kaki lima, dan lain- lain. Elvyn menegaskan bahwa semua perusahaan wajib mengikutkan pekerja atau karyawannya dalam program BPJS, jika tidak diikutkan akan ada sanksi tegas sebagaimana diatur dalam UU 24 2011 tentang BPJS. Pelayanannya pun nantinya akan dilakukan secara elektonik, seperti registrasi, mengajukan klaim, dan sebagainya. BPJS Ketenagakerjaan menuju Lembaga JAminan Sosial yang berkelas dunia yang terpercaya, bersahabat, dan unggul dalam operasional dan pelayanan serta Jembatan menuju Kesejahteraan Ketenagakerjaan Indonesia.

Lalu dilanjutkan oleh pembicara kedua yaitu Heru Susetyo, S. H. LL,M. M. Si. Seorang staf pengajar Hukum dan Kesejahteraan Sosial FH UI dan Perundang- Undangan Sosial FISIP UI. Menyampaikan bahwa jaminan sosial itu sangat penting keberadaannya bagi sebuah negara. Karena Jaminan Sosial merupakan Hak Asasi semua warga negara untuk mendapatkannya.

Setelah itu dilanjutkan oleh pembicara ketiga yaitu seorang artis yang bekerja di dunia hiburan, yaitu Denny Chandra yang menceritakan pengalaman hidupnya dan pekerjaannya di dunia hiburan. Tidak lupa juga PT Jamsostek disini juga memikirkan dan berkontribusi dalam kesejahteraan mahasiswa dengan memberikan beasiswa bagi 10 mahasiswa UI yang diserahkan secara simbolis oleh Direktur Utama PT Jamsostek, Elvyn G. Masassya yang masing- masing senilai 5 juta rupiah. (LEN)

~ dilihat : 264 kali ~