Een Sukaesih, Menelusuri Kehidupannya Saat Kuliah di UPI

Een Sukeasih adalah wanita yang sangat inspiratif. Meskipun hanya mampu berbaring karena menderita RheumatoidArthritis, wanita kelahiran Sumedang ini tetap istikamah menjalani profesi sebagai pendidik. Ia tetap mengajar dalam kondisi sakit, tanpa mengharap imbalan apa pun. Karena dedikasinya yang luar biasa, lulusan D3 IKIP Bandung (Universitas Pendidikan Indonesia) ini kemudian mendapatkan anugerah SCTV berupa special award dengan tiga kategori yaitu pendidikan, pengabdian kepada masyarakat, dan kemanusiaan.

Karena pencapaian ini pula, Een Sukaesih akan diterima Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara dan kisah hidupnya akan ditayangkan dalam Reality Show Liputan 6 Siang SCTV. Sebelum bertemu Presiden, SCTV akan menelusuri perjalanan hidup Een Sukaesih, termasuk saat dia belajar di IKIP Bandung.

Reality show ini sangat bagus untuk menciptakan iklim yang kondusif bagi dunia pendidikan pada umumnya, dan insan akademik UPI khususnya. Sebab, wanita dengan keterbatasan gerak saja mampu mengabdikan dirinya bagi pendidikan dan kemanusiaan secara total, apalagi insan pendidikan lain yang memiliki kesehatan jasmani dan rohani.

Kiprah Bu Een mengharumkan nama baik UPI di mata bangsa Indonesia, dan sekaligus meningkatkan citra UPI sebagai lembaga pendidikan guru yang profesional. Itulah sebabnya, program SCTV menelusuri kehidupan Bu Een saat belajar di IKIP Bandung dan mempertemukan dengan para sahabat lamanya perlu mendapatkan apresiasi yang sangat baik, dengan cara mendukung keperluan program yang diperlukan.

UPI juga patut mendukung program pendidikan yang digagas Bu Een. Salah satu caranya, dengan memberikan forum yang terhormat kepadanya untuk memberikan kuliah umum di depan civitas akademika serta stakeholders pendidikan.

“Acara ‘Belajar dari Bu Een’ yang digelar SCTV bagi UPI bertujuan untuk memberikan forum yang terhormat kepada Bu Een sebagai alumni UPI yang telah berprestasi luar biasa dalam bidang kemanusiaan, pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat,” kata Ketua Panitia UPI Dr. Nandan Rusmana, M.Pd.

Di samping itu, pemberian penghargaan ini sekaligus untuk menyebarkan ruh semangat juang Bu Een kepada civitas akademika UPI khususnya dan bangsa Indonesia pada umumnya untuk mengabdikan dirinya bagi kemanusiaan, pendidikan dan pengabdikan kepada masyarakat. (WAS/Dodi)