Diskusikan Isu Penting Dunia, UI Gelar Forum Anak Muda Se-Asia Pasifik

apsf

UI menyelenggarakan Asia Pacific Student Forum (APSF) di area Integrated Laboratory and Research Center (ILRC) UI, serta beberapa lokasi di Bogor dan Jakarta pada 21—25 September 2016.

Total terdapat 66 mahasiswa yang turut berpartisipasi dalam kegiatan yang bertema “The Role of Quality Educatioan in Employment and Entrepreneurship: Through the Lens of Sustainable Development” ini.

Selain mahasiswa dari Indonesia, terdapat juga mahasiswa dari beberapa negara di Asia Pasifik yang turut serta, yaitu Kamboja, Cina, Thailand, Bangladesh, Nepal, dan Meksiko.

Dalam kegiatan ini terdapat tiga isu penting dunia yang dibahas, yaitu isu pendidikan, tenaga kerja, dan isu kewirausahaan. Ketiga isu ini selanjutnya dibahas dalam kelompok-kelompok diskusi kecil.

“Diharapkan nantinya melalui kegiatan-kegiatan di APSF ini, para peserta akan bertambah wawasannya serta mendapat inspirasi dan networking,” ujar Kezia Priscilla, (Sastra Indonesia 2013) Ketua Pelaksana APSF 2016.

Acara yang telah diselenggarakan untuk ke-4 kalinya ini mengundang orang-orang yang berkompeten dalam bidangnya untuk menjadi narasumber pada hari pertama.

Mr. Francesco d’Ovidio (Country Director Indonesia & Timor Leste for ILO) dan Matthieu Cognac (Asia Pacific Youth Employment Specialist ILO) hadir sebagai narasumber pada hari pertama.

“Tantangan terbesar ketenagakerjaan di Asia Pasifik adalah isu kualitas pekerjaan. Masih banyak anak-anak muda yang menjalani pekerjaan-pekerjaan informal dengan gaji yang rendah, “ jelasnya.

Tantangan lainnya adalah adanya ketidakcocokan kemampuan antara permintaan dan suplai di dunia kerja.

Kemampuan tenaga kerja di Asia Pasifik dinilai belum sesuai dengan standar kualifikasi yang diinginkan oleh perusahaan-perusahaan.

Isu kualitas sumber daya manusia ini dikaitkan dengan isu edukasi dan kepemudaan serta tren kewirausahaan yang semakin banyak dibicarakan karena adanya perkembangan teknologi.

Isu-isu ini dibahas dalam kegiatan-kegiatan diskusi dan presentasi membahas contoh kasus langsung dari negara-negara peserta.

Selain kegiatan diskusi dan presentasi, terdapat juga kegiatan jalan-jalan serta workshop kultural yang menampilkan kebudayaan khas Indonesia yang diajarkan serta diikuti langsung oleh para peserta.

Pada puncak sekaligus penutupan kegiatan APSF ini dilakukan penyerahan penghargaan-penghargaan bagi para peserta, diantaranya penghargaan best squad yang dimenangkan oleh Filipina, serta peserta paling aktif (participation star) yang dimenangkan oleh Arafat Hasan.

Penulis : Wanda Ayu


~ dilihat : 13 kali ~