Delegasi LEPPIM UPI akan Hadiri Simposium Internasional di Jepang

1Bandung, UPI

Unit Kegiatan Mahasiswa Lembaga Penelitian dan Pengkajian Intelektual Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UKM LEPPIM UPI) akan mengirimkan delegasi dalam symposium internasional yang dilaksanakan di Nara, Jepang 24 s.d 27 September mendatang. Kegiatan ini diberi nama The 7th International Symposium on Advances in Technology Education (ISATE) yang dilaksanakanoleh Institute of Nasional Colleges of Technology, Japan.

UKM LEPPIM diwakili Aan Agustan, mahasiswa Program Studi Pendidikan Ilmu Komputer FPMIPA, bersama rekan tim yaitu Fikri Yandi Kurniawan dan Rudi Chandra Nh yang juga berasal dari Sumatera Selatan dan bertempat di Asrama Putra UPI.

Symposium yang bertempat di Hotel Niko Nara, Kansai dengan tema “Engineering Education for Technological –Globalization, Collaboration, and Succession” berkesinambungan dengan Universitas Pendidikan Indonesia dalam kaitannya dengan pendidikan.Selain symposium juga akan diadakan campus tour serta akan mempresentasikan poster penelitian berjudul “Smart Phone Based Education With Aplication EEL (Everytime, Every Where Library)” yang dikirim oleh penulis dan telah dinyatakan lolos oleh panitia di Jepang.

Monumen Bersejarah Kuno

Nara adalah ibu kota pertama di Jepang lebih dari 1.300 tahun yang lalu. Keharmonisan alam, manusia dan teknologi tetap hidup di Nara. ISATE 2013 akan memberikan kesempatan untuk berpartisipasi dalam tur satu hari ke daerah Nara sebagai program perpanjangan simposium. Tur ini dijadwalkan dari sekitar 9:00-16:30 pada tanggal 27 September. Sebuah bus carteran akan membawa mahasiswa ke kuil Horyu-ji dan Nara Nasional Balai Penelitian Cultural Properties.

Candi Horyu-ji yang dikenal luas sebagai salah satu konstruks ikayu tertua, dan telah ditetapkan sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO. Selain itu, Nara National Research Institute untuk keperluan kebudayaan merupakan sebuah organisasi berkomitmen untuk penelitian komprehensif tentang warisan budaya kuno.Penjelasan oleh peneliti di lembaga ini akan memungkinkan kita untuk mengetahui informasi spesifik tentang berbagai pendekatan mereka. (WAS)