Beswan UPI Ikuti Leadership Development

beswan jarum 1

Bandung, UPI

Djarum Foundation kembali mengadakan kegiatan pelatihan Softskill bagi para mahasiswa berprestasi penerima Djarum Beasiswa Plus tahun ajaran 2013-2014 setelah sebelumnya mengadakan Nation Building di Semarang dan Character Building di Bandung. Kegiatan tersebut adalah Leadership Development, dimana para Beswan (sebutan bagi para penerima Djarum Beasiswa Plus) diasah jiwa kepemimpinannya agar lebih tajam lagi sebagai tambahan dari kegiatan-kegiatan kepemimpinan yang sudah dilalui di kampusnya masing-masing.

Setelah mengikuti kegiatan Character Building di Cikole-Bandung, para Beswan Djarum yang berada di Batch 3 Leadership Development akhirnya bertemu kembali di Kota Pahlawan, Surabaya – Jawa Timur tepatnya di Hotel Majapahit, Jalan Tunjungan Surabaya. Seperti kegiatan Character Building, Kegiatan ini dibagi dalam beberapa gelombang dengan kota tujuan yang berbeda. Pada kesempatan ini, empat orang dari total sembilan Beswan asal UPI tergabung pada Batch 3 dengan lokasi di Kota Surabaya ini, mereka adalah Dudih Sutrisman (PKn/FPIPS), Reza Septiana (PKn/FPIPS), Yogi Saputra Mahmud (Pend.Bahasa Inggris/FPBS) dan Juwita Rahmahati (IPSE/FPMIPA). Mereka terbang dari Bandara Husein Sastranegara ke Bandara Internasional Djuanda Surabaya pada hari Rabu, 15 Maret 2014 bersama rombongan Beswan Regional Bandung lainnya.

Kegiatan yang berlangsung sejak tanggal 12 – 15 Maret 2014 ini menghadirkan para pemateri dan aktivitas pelatihan yang luar biasa. Sesi pertama diisi oleh Margaretha Astaman untuk materi Effective Written Communication, pada sesi ini para beswan dilatih bagaimana menjadi seorang yang pandai menyampaikan pesan dalam bentuk tulisan sebagai media komunikasi dengan melihat berbagai aspek dari penerima pesan.

Dilanjutkan keesokan harinya dengan materi dari Abraham Delta Oktaviari tentang Emotional Intelegence, sesi ini menggugah para beswan untuk tidak hanya fokus pada kecerdasan akademik saja namun mampu mengolah kecerdasan emosionalnya. Selain itu, diharapkan para Beswan mampu menjadi pribadi yang memiliki karakter dan peka terhadap setiap permasalahan yang dihadapkan pada diri menambah nilai kualitas hidup ini. Mas Abe juga menjelaskan bagaimana seorang pemimpin dapat menilai dan membaca potensi seseorang.

Sesi berikutnya diisi oleh Vivi Adeliana dengan materi tentang Vision, Mbak Vivi menjelaskan bahwa seorang pemimpin haruslah mampu memvisualisasikan masa depan, apa saja yang akan terjadi di masa yang akan datang serta apa yang harus dilakukan dimasa sekarang. Karena hal itu merupakan penunjuk arah bagi seorang pemimpin.

Pemateri berikutnya adalah Jurnalis/Presenter Senior, Rosiana Silalahi dengan materi Communication, dalam sesi ini Mbak Rosi menjelaskan bagaimana mengkomunikasikan hasil pemikiran para beswan sebagai calon pemimpin bangsa di masa yang akan datang kepada orang lain dengan komunikasi non-verbal. Keesokan harinya, setiap beswan diberikan kesempatan untuk mempraktekkan apa yang telah disampaikan oleh Mbak Rosi, untuk kemudian dinilai dan dikomentari oleh beliau sebagai bahan agar menjadi lebih baik lagi ke depannya. Pada kesempatan ini beberapa beswan berhasil mendapat perhatian dari Mbak Rosi sebagai nominasi The Best Presenter, mereka adalah Venny Johan Todingan (Universitas Udayana), I Made Kusuma Wiranata (Universitas Warmadewa), Dudih Sutrisman (Universitas Pendidikan Indonesia) dan Danur Agung Rahadian (Universitas Kristen Maranatha).

beswan jarum 2Sesi berikutnya pun masih luar biasa, yaitu Motivasi dengan tema “What Leader Do” dari Motivator papan atas Indonesia asal Singapura yang sudah Go International,yaitu Mr. James Gwee. Inti dari materi ini adalah dalam melakukan usaha demi mencapai tujuan yang diinginkan, para beswan harus melakukan langkah-langkah secara konsisten dan dengan sungguh-sungguh atau habis-habisan. Hal tersebut menjadi motivasi bagi para beswan sebagai calon pemimpin bangsa dimasa yang akan datang untuk tidak putus asa bila ada rintangan menghalangi jalannya.

Acara penutup dari rangkaian kegiatan Leadership Development Djarum Beasiswa Plus ini adalah ajang Debate Competition dengan ketentuan masing-masing tim debat terdiri dari 4 unsur yaitu Leader, Deputy, Whip dan Audience yang masing-masing memiliki hak untuk berbicara sesuai fungsinya, terkecuali untuk Audience yang hanya diperbolehkan menunjuk satu orang sebagai pembicara tunggal dari Audience. Tim yang bertanding adalah Tim Tugu Pahlawan dan Tim Suramadu dengan mosi “Pendidikan Dwibahasa perlu diwajibkan di persekolahan”, dalam kompetisi ini, 3 beswan UPI terlibat aktif, Reza Septiana pada pihak Tugu Pahlawan dan Yogi Saputra Mahmud serta Dudih Sutrisman pada pihak Suramadu. Setelah melalui perdebatan yang cukup menarik, kemenangan pun akhirnya diraih oleh Tim Suramadu.

Leadership Development merupakan salah satu pelatihan softskill yang diberikan oleh Djarum Foundation kepada peraih Djarum Beasiswa Plus sebagai upaya dalam mempersiapkan para Beswan menjadi pemimpin Indonesia dimasa yang akan datang sesuai dengan bidangnya, dimana pelatihan yang diadakan oleh Djarum Foundation ini seperti diungkapkan diatas merupakan pelatihan yang lebih spesifik dan mendalam dibandingkan pelatihan-pelatihan sejenis yang telah diberikan di kampusnya masing-masing. (D. Sutrisman)

~ dilihat : 427 kali ~